Bakteri Pemakan Daging di Jepang Ancam Dunia, Ini Fakta Baru yang Perlu Anda Ketahui
Senin, 24 Juni 2024 - 16:01 WIB
Secara umum, kasus STSS jarang terjadi, tapi dampaknya sangat serius. Seseorang bisa terinfeksi STSS ketika bakteri pemakan daging itu mencapai aliran darah dan menyebabkan respons inflamasi sistemik dan syok toksik.
Gejala yang ditimbulkan cenderung mengancam nyawa, seperti tekanan darah rendah, kegagalan organ, dan hilang kesadaran.
"Fasciitis nekrotikans menyebar di dalam fasia atau lapisan kulit bagian bawah dan menyebabkan nekrosis yang secara harfiah berarti kematian jaringan," ungkap laporan tersebut.
Baca Juga: Kerap Tidak Bergejala, Ini Tanda-Tanda Anda Mengidap Glaukoma
Gejala yang ditimbulkan cenderung mengancam nyawa, seperti tekanan darah rendah, kegagalan organ, dan hilang kesadaran.
Fakta Baru STSS di Jepang
Pada kasus di Jepang, STSS semakin serius diduga karena adanya komplikasi dari fasciitis nekrotikans, yang sering disebut penyakit pemakan daging."Fasciitis nekrotikans menyebar di dalam fasia atau lapisan kulit bagian bawah dan menyebabkan nekrosis yang secara harfiah berarti kematian jaringan," ungkap laporan tersebut.
Baca Juga: Kerap Tidak Bergejala, Ini Tanda-Tanda Anda Mengidap Glaukoma
Lihat Juga :