Kebutuhan Meningkat, Indonesia Masih Impor Albumin dari Luar Negeri

Kamis, 04 Juli 2024 - 17:45 WIB
Sayang, menurut Direktur RSUP Fatmawati Dr. Mohammad Syahril, produksi albumin Indonesia itu masih mengimpor dari luar negeri. Padahal kebutuhannya tinggi. Diharapkan Indonesia bisa memproduksi secara mandiri.

"Produksi albumin lokal sangat penting mengingat saat ini Indonesia masih mengimpor albumin dari luar negeri. Produksi albumin lokal melalui CPOB UPD RS dapat membantu mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan ketahanan kesehatan nasional,” kata Dr. Mohammad Syahril dalam keterangan resminya, Kamis (4/7/2024).

Syahril menambahkan, dengan sertifikasi CPOB yang kini dimiliki oleh UPD RSUP Fatmawati, diharapkan produksi albumin lokal akan terjamin aman dan bermutu.

“Dengan sertifikasi CPOB, RSUP Fatmawati dapat meningkatkan layanannya, yakni memproduksi dan memisahkan plasma yang akan diolah lebih lanjut menjadi albumin,” jelasnya.

Syahril berharap, UPD RS Fatmawati dapat terus meningkatkan produksinya. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal RSUP Fatmawati, tetapi juga dapat bekerja sama dengan rumah sakit lain dalam memenuhi kebutuhan darah dan bekerja sama dengan perusahaan untuk memproduksi plasma yang diolah menjadi albumin.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!