5 Tradisi Malam 1 Suro, Salah Satunya Sedekah Laut para Nelayan
Minggu, 07 Juli 2024 - 06:28 WIB
Ritual ini bertujuan menjaga atau mengamankan lingkungan Keraton. Lazimnya tradisi Mubeng Beteng dilakoni dari sisi kiri atau barat keraton.
Dalam ritual ini, orang-orang akan berjalan mengelilingi lingkungan tempat mereka tinggal sambil membawa obor yang terbuat dari potongan bambu dan diisi minyak tanah serta potongan kain sebagai sumbu obor.
Prosesi Jamasan Pusaka diawali dengan kirab pusaka Tombak Kyai Manggolo Murti, Songsong Kyai Manggala Dewa, dan gunungan hasil bumi. Kirab dilakukan dengan berkeliling desa dengan diiringi tabuhan alat musik tradisional.
Baca Juga: Kenapa Tidak Boleh Keluar saat Malam 1 Suro? Ini Alasannya
2. Pawai Obor
Hampir semua wilayah di Jawa melakukan tradisi ini di setiap malam 1 Suro. Biasanya tradisi ini dilakukan seusai salat isya dan akan diikuti oleh setiap kalangan mulai orang dewasa hingga anak-anak.Dalam ritual ini, orang-orang akan berjalan mengelilingi lingkungan tempat mereka tinggal sambil membawa obor yang terbuat dari potongan bambu dan diisi minyak tanah serta potongan kain sebagai sumbu obor.
3. Jamasan Pusaka
Jamasan Pusaka merupakan tradisi rutin memandikan pusaka dari Keraton Yogyakarta. Seperti Tombak Kyai Manggolo Murti dan juga Songsong Kyai Manggala Dewa setiap malam pergantian tahun baru Hijriyah.Prosesi Jamasan Pusaka diawali dengan kirab pusaka Tombak Kyai Manggolo Murti, Songsong Kyai Manggala Dewa, dan gunungan hasil bumi. Kirab dilakukan dengan berkeliling desa dengan diiringi tabuhan alat musik tradisional.
Baca Juga: Kenapa Tidak Boleh Keluar saat Malam 1 Suro? Ini Alasannya
Lihat Juga :