Tantangan Besar Pangeran Harry dan William untuk Akhiri Perseteruan Sengit
Selasa, 23 Juli 2024 - 05:00 WIB
Baca Juga: Pangeran Harry Ancam William dan Raja Charles III Bakal Bocorkan Rahasia Keluarga Kerajaan Lagi
“Saat masih anak-anak, mereka menghabiskan satu akhir pekan bersama ibu mereka, Diana, pergi ke McDonald's dan mengenakan topi bisbol, dan akhir pekan berikutnya bersama ayah mereka, menembak burung pegar dan mengenakan celana panjang wol,” jelasnya.
“Orang tua mereka berpisah, hidup mereka berpisah, dan perpisahan adalah satu-satunya yang mereka tahu. Harry juga selalu kesal karena ibunya, Diana, terlalu bergantung pada William untuk meminta nasihat dan penghiburan. Harry merasa diabaikan bahkan saat itu,” tambahnya.
Selama hidupnya, Diana menyebut William sebagai 'lelaki tua bijakku', sebuah pernyataan yang menunjukkan bahwa sang putri memerlakukannya terlalu berlebihan seolah-olah ia adalah seorang teman dan orang kepercayaan, alih-alih anak. Akibatnya, Harry merasa tersisih.
Ada kemungkinan besar kedua bersaudara itu akan berselisih karena kecemburuan awal ini, tekanan dari dunia luar, obsesi Harry untuk menjadi yang kedua. “Harry dan William mungkin bisa menambal perbedaan mereka sendiri, tetapi mereka merasa harus mendukung istri mereka sehingga segala upaya untuk menambal keadaan menjadi sangat sulit,” tandasnya.
Baca Juga: Pangeran William dan Kate Middleton Sepakat Putuskan Hubungan dengan Harry
“Saat masih anak-anak, mereka menghabiskan satu akhir pekan bersama ibu mereka, Diana, pergi ke McDonald's dan mengenakan topi bisbol, dan akhir pekan berikutnya bersama ayah mereka, menembak burung pegar dan mengenakan celana panjang wol,” jelasnya.
“Orang tua mereka berpisah, hidup mereka berpisah, dan perpisahan adalah satu-satunya yang mereka tahu. Harry juga selalu kesal karena ibunya, Diana, terlalu bergantung pada William untuk meminta nasihat dan penghiburan. Harry merasa diabaikan bahkan saat itu,” tambahnya.
Selama hidupnya, Diana menyebut William sebagai 'lelaki tua bijakku', sebuah pernyataan yang menunjukkan bahwa sang putri memerlakukannya terlalu berlebihan seolah-olah ia adalah seorang teman dan orang kepercayaan, alih-alih anak. Akibatnya, Harry merasa tersisih.
Ada kemungkinan besar kedua bersaudara itu akan berselisih karena kecemburuan awal ini, tekanan dari dunia luar, obsesi Harry untuk menjadi yang kedua. “Harry dan William mungkin bisa menambal perbedaan mereka sendiri, tetapi mereka merasa harus mendukung istri mereka sehingga segala upaya untuk menambal keadaan menjadi sangat sulit,” tandasnya.
Baca Juga: Pangeran William dan Kate Middleton Sepakat Putuskan Hubungan dengan Harry
(dra)
Lihat Juga :