Inovasi Kondom Latex Tipis Pertama di Indonesia Tanpa Tip
Sabtu, 27 Juli 2024 - 16:00 WIB
“Inovasi ini merupakan bagian dari upaya Okamoto dalam menjawab preferensi masyarakat akan kondom impian yang tak hanya memberikan perlindungan maksimal, namun juga tetap memastikan kenyamanan dan pengalaman bersama pasangan yang lebih natural. Tak hanya itu, Okamoto 0.03 Real Fit merupakan bagian dari 0.03 series yang terkenal sangat tipis, hanya 0.03 mm secara merata dari pangkal hingga ujungnya,” beber Isetani.
Lebih lanjut mengenai hasil survei, Febrizky Yahya selaku Konselor dan Sex Educator Tiga Generasi menyampaikan, meskipun penggunaannya masih terbilang rendah, nyatanya pemahaman masyarakat akan kondom sudah tinggi.
"Pada hasil survei kami tercatat 86 persen responden memahami kondom efektif sebagai pengendali kehamilan dan 93 persen memahami penularan IMS seperti HIV/AID dapat dicegah dengan kondom. Sayangnya, persepsi kondom yang mengurangi kepuasan pengguna dan pasangannya masih menjadi barrier utama," terang Febrizky Yahya.
Febrizky Yahya menambahkan, kondom merupakan satu-satunya alat kontrasepsi yang terbukti mampu mencegah kehamilan sekaligus mengurangi risiko penularan infeksi menular seksual (IMS) dengan tingkat efektifitas sebesar 98 persen, ketika digunakan dengan benar.
"Untuk itu saya berharap hadirnya 0.03 Real Fit ini bisa turut mendorong tingkat penggunaan kondom di masyarakat, terlebih hasil survey pun mengungkap bahwa lebih dari 80 persen responden akan merasa tertarik untuk menggunakan kondom, jika ada jenis kondom yang sangat tipis, memberikan kenyamanan ekstra, tidak memiliki tip, dan mengikuti bentuk organ intim pria saat dipakai,” kata Febry.
Lebih lanjut mengenai hasil survei, Febrizky Yahya selaku Konselor dan Sex Educator Tiga Generasi menyampaikan, meskipun penggunaannya masih terbilang rendah, nyatanya pemahaman masyarakat akan kondom sudah tinggi.
"Pada hasil survei kami tercatat 86 persen responden memahami kondom efektif sebagai pengendali kehamilan dan 93 persen memahami penularan IMS seperti HIV/AID dapat dicegah dengan kondom. Sayangnya, persepsi kondom yang mengurangi kepuasan pengguna dan pasangannya masih menjadi barrier utama," terang Febrizky Yahya.
Febrizky Yahya menambahkan, kondom merupakan satu-satunya alat kontrasepsi yang terbukti mampu mencegah kehamilan sekaligus mengurangi risiko penularan infeksi menular seksual (IMS) dengan tingkat efektifitas sebesar 98 persen, ketika digunakan dengan benar.
"Untuk itu saya berharap hadirnya 0.03 Real Fit ini bisa turut mendorong tingkat penggunaan kondom di masyarakat, terlebih hasil survey pun mengungkap bahwa lebih dari 80 persen responden akan merasa tertarik untuk menggunakan kondom, jika ada jenis kondom yang sangat tipis, memberikan kenyamanan ekstra, tidak memiliki tip, dan mengikuti bentuk organ intim pria saat dipakai,” kata Febry.
Lihat Juga :