Wadah bagi Lahirnya Ide Visioner, LIXIL Indonesia Kembali Hadirkan Kompetisi bagi para Arsitek dan Desainer
Kamis, 29 Agustus 2024 - 13:13 WIB
“Kami menyadari bahwa visi LIXIL hanya dapat terwujud melalui keterlibatan aktif dan kreativitas para arsitek dan desainer Indonesia. Oleh karena itu, komitmen kami untuk ‘make better homes a reality for everyone, everywhere' terus diwujudkan melalui inisiatif seperti LADC dan LDAD, yang kami harapkan dapat menjadi platform bagi mereka untuk menampilkan kemampuan mereka dalam melahirkan ide-ide visioner, baik di tingkat lokal maupun internasional,” kata Arfindi Batubara, Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia, melalui keterangan tertulis.
Digelar pada 27 Juli hingga 8 September 2024, LIXIL Architectural Design Competition (LADC) adalah ajang kompetisi yang bertujuan mendorong kreativitas dan memberdayakan arsitek serta desainer Indonesia dalam berinovasi. Bekerja sama dengan Kementerian PUPR RI, tahun ini, LADC mengusung tema “Adaptive Architecture” dengan fokus pada reimajinasi ruang Kota Jakarta di masa post-kapital.
Peserta kompetisi diajak untuk mengeksplorasi solusi arsitektur yang berkelanjutan bagi gedung-gedung kantor PUPR, terutama dalam konteks adaptasi saat sebagian besar staf PUPR berpindah ke Ibu Kota Negara yang baru.
Jajaran expert pun ditunjuk sebagai juri utama untuk LADC 2024, antara lain Budi Sumaatmadja dari Anggara Architeam, Dicky Hendrasto dari Duta Cermat Mandiri (DCM), dan Sofian Sibarani dari Urban+.
“LIXIL Indonesia ingin mendorong para arsitek dan desainer untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan klien, tetapi juga mempertimbangkan dampak yang lebih luas dari desain mereka terhadap lingkungan dan masyarakat. LADC bertujuan untuk merangkul solusi desain yang berani dan inovatif yang dapat membawa perubahan positif bagi dunia arsitektur Indonesia,” ujar Arfindi.
Digelar pada 27 Juli hingga 8 September 2024, LIXIL Architectural Design Competition (LADC) adalah ajang kompetisi yang bertujuan mendorong kreativitas dan memberdayakan arsitek serta desainer Indonesia dalam berinovasi. Bekerja sama dengan Kementerian PUPR RI, tahun ini, LADC mengusung tema “Adaptive Architecture” dengan fokus pada reimajinasi ruang Kota Jakarta di masa post-kapital.
Peserta kompetisi diajak untuk mengeksplorasi solusi arsitektur yang berkelanjutan bagi gedung-gedung kantor PUPR, terutama dalam konteks adaptasi saat sebagian besar staf PUPR berpindah ke Ibu Kota Negara yang baru.
Jajaran expert pun ditunjuk sebagai juri utama untuk LADC 2024, antara lain Budi Sumaatmadja dari Anggara Architeam, Dicky Hendrasto dari Duta Cermat Mandiri (DCM), dan Sofian Sibarani dari Urban+.
“LIXIL Indonesia ingin mendorong para arsitek dan desainer untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan klien, tetapi juga mempertimbangkan dampak yang lebih luas dari desain mereka terhadap lingkungan dan masyarakat. LADC bertujuan untuk merangkul solusi desain yang berani dan inovatif yang dapat membawa perubahan positif bagi dunia arsitektur Indonesia,” ujar Arfindi.
Lihat Juga :