Klaim Elon Musk Tak Akurat tentang Antidepresan, Obat Depresi yang Bikin Heboh Amerika
Rabu, 29 Januari 2025 - 11:40 WIB
Antidepresan adalah obat yang digunakan untuk menangani depresi. Obat ini bekerja dengan cara menyeimbangkan senyawa kimia alami di dalam otak yang disebut neurotransmiter. Cara kerja ini bisa membantu memperbaiki dan menyeimbangkan suasana hati dan emosi penderita depresi.
Peningkatan ini disebabkan oleh tingkat depresi yang lebih tinggi pada populasi AS, dan peningkatan "layanan kesehatan telemental," yang telah meningkatkan kebutuhan akan antidepresan, serta menyediakan akses yang lebih besar kepada obat-obatan tersebut.
"Kemungkinan ada beberapa alasan mengapa AS memimpin dunia dalam hal peresepan antidepresan," Konsultan Psikiater dan Anggota Royal College of Psychiatrists di Inggris, Dr. Paul Keedwell.
"Salah satu penjelasannya adalah pengamatan bahwa AS adalah salah satu budaya yang paling kompetitif dan teratomisasi di dunia, dengan tingkat stres yang tinggi terkait pekerjaan," kata Keedwell.
Penjelasan lainnya adalah AS memiliki tingkat kesadaran yang tinggi terhadap masalah kesehatan mental dan keterbukaan untuk mencari bantuan.
Penggunaan Antidepresan di AS Bikin Heboh
Di Amerika Serikat, sekira satu dari delapan orang dewasa mengonsumsi obat antidepresan, kata Olfson. Penggunaan antidepresan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selama periode dua tahun antara April 2018 dan Maret 2020, ada 29,2 juta resep antidepresan di AS. Angka itu meningkat menjadi 32,1 juta antara April 2020 dan 2022.Peningkatan ini disebabkan oleh tingkat depresi yang lebih tinggi pada populasi AS, dan peningkatan "layanan kesehatan telemental," yang telah meningkatkan kebutuhan akan antidepresan, serta menyediakan akses yang lebih besar kepada obat-obatan tersebut.
"Kemungkinan ada beberapa alasan mengapa AS memimpin dunia dalam hal peresepan antidepresan," Konsultan Psikiater dan Anggota Royal College of Psychiatrists di Inggris, Dr. Paul Keedwell.
"Salah satu penjelasannya adalah pengamatan bahwa AS adalah salah satu budaya yang paling kompetitif dan teratomisasi di dunia, dengan tingkat stres yang tinggi terkait pekerjaan," kata Keedwell.
Penjelasan lainnya adalah AS memiliki tingkat kesadaran yang tinggi terhadap masalah kesehatan mental dan keterbukaan untuk mencari bantuan.
Lihat Juga :