Kombinasi Jahe Merah dan Kurma Solusi Alami untuk Tetap Bugar saat Puasa
Jum'at, 28 Februari 2025 - 19:10 WIB
Selain jahe merah, Bejo Jahe Merah juga mengandung kurma yang memiliki banyak manfaat, terutama saat dikonsumsi dalam rangkaian ibadah puasa. Kurma sendiri merupakan buah yang banyak dicari masyarakat Indonesia saat bulan Ramadan karena memiliki keistimewaan. Buah ini kerap disebut di dalam Al-Quran dan juga disebut sebagai kudapan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk berbuka puasa.
Baca Juga: 5 Tips Sahur untuk Penderita Asam Lambung, Puasa Jadi Nyaman dan Lancar
Husein Ja'far Al Hadar, ulama dan kreator konten tema-tema Islam mengakui posisi istimewa buah kurma di dalam ajaran Islam. “Kurma disebut beberapa kali dalam Al-Qur’an sebagai buah yang diberkahi dan secara implisit dianggap bernilai karena kurma adalah makanan yang bermanfaat bagi kesehatan dan memberikan energi. Itulah juga sebabnya kurma juga dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai makanan berbuka puasa. Kurma yang juga kerap digambarkan sebagai karakter seorang mukmin yang selalu memberikan manfaat ini juga diyakini mampu melindungi tubuh dari racun,” jelas Habib Husein Ja’far.
Secara medis, hal ini diamini pula oleh dr. Nadhira Nuraini Afifa. Menurutnya, kurma merupakan sumber gula alami yang cepat diserap oleh tubuh, sehingga sangat efektif untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
“Kurma dapat menjaga keseimbangan gula darah karena kandungan serat dalam kurma membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga tubuh tidak mengalami lonjakan energi secara tiba-tiba yang bisa menyebabkan rasa lemas setelah berbuka. Kurma juga mendukung sistem pencernaan kurma juga kaya akan serat, yang membantu menjaga kesehatan pencernaan selama berpuasa,” jelas dokter Nadhira.
Baca Juga: 5 Tips Sahur untuk Penderita Asam Lambung, Puasa Jadi Nyaman dan Lancar
Husein Ja'far Al Hadar, ulama dan kreator konten tema-tema Islam mengakui posisi istimewa buah kurma di dalam ajaran Islam. “Kurma disebut beberapa kali dalam Al-Qur’an sebagai buah yang diberkahi dan secara implisit dianggap bernilai karena kurma adalah makanan yang bermanfaat bagi kesehatan dan memberikan energi. Itulah juga sebabnya kurma juga dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai makanan berbuka puasa. Kurma yang juga kerap digambarkan sebagai karakter seorang mukmin yang selalu memberikan manfaat ini juga diyakini mampu melindungi tubuh dari racun,” jelas Habib Husein Ja’far.
Secara medis, hal ini diamini pula oleh dr. Nadhira Nuraini Afifa. Menurutnya, kurma merupakan sumber gula alami yang cepat diserap oleh tubuh, sehingga sangat efektif untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
“Kurma dapat menjaga keseimbangan gula darah karena kandungan serat dalam kurma membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga tubuh tidak mengalami lonjakan energi secara tiba-tiba yang bisa menyebabkan rasa lemas setelah berbuka. Kurma juga mendukung sistem pencernaan kurma juga kaya akan serat, yang membantu menjaga kesehatan pencernaan selama berpuasa,” jelas dokter Nadhira.
Lihat Juga :