Pangeran Harry Kalah Banding, Gagal Dapatkan Kembali Keamanan Kerajaan Inggris
Minggu, 04 Mei 2025 - 08:00 WIB
Putusan Pengadilan Banding ini berpotensi memengaruhi frekuensi dan kenyamanan kunjungan Harry ke Inggris. Tanpa perlindungan negara, keselamatan pribadi Duke dan keluarganya saat berada di Inggris mungkin lebih rentan dan bergantung pada keamanan pribadi yang mereka sediakan sendiri.
Selain menjadi pukulan pribadi, hasil persidangan ini juga menegaskan prinsip bahwa perlindungan negara tidak secara otomatis berlaku untuk mantan anggota keluarga kerajaan yang tidak lagi menjalankan tugas resmi. Kementerian Dalam Negeri menyambut baik keputusan tersebut dan menyebut sistem keamanan Inggris telah dirancang secara ketat, bertanggung jawab, dan proporsional terhadap kondisi tiap individu.
Baca Juga: Tindakan Nekat Pangeran Harry Picu Keretakan Baru dengan William
Meski demikian, pihak adik ipar Kate Middleton itu belum menyerah. Tim hukumnya tengah mempertimbangkan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan membawa kasus ini ke Mahkamah Agung Inggris.
Situasi ini semakin menyoroti ketegangan antara Harry dan pihak Kerajaan Inggris, serta menambah kerumitan hubungan mereka di tengah upaya sang pangeran mempertahankan hak-haknya sebagai mantan bangsawan yang kini menetap di luar negeri.
Selain menjadi pukulan pribadi, hasil persidangan ini juga menegaskan prinsip bahwa perlindungan negara tidak secara otomatis berlaku untuk mantan anggota keluarga kerajaan yang tidak lagi menjalankan tugas resmi. Kementerian Dalam Negeri menyambut baik keputusan tersebut dan menyebut sistem keamanan Inggris telah dirancang secara ketat, bertanggung jawab, dan proporsional terhadap kondisi tiap individu.
Baca Juga: Tindakan Nekat Pangeran Harry Picu Keretakan Baru dengan William
Meski demikian, pihak adik ipar Kate Middleton itu belum menyerah. Tim hukumnya tengah mempertimbangkan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan membawa kasus ini ke Mahkamah Agung Inggris.
Situasi ini semakin menyoroti ketegangan antara Harry dan pihak Kerajaan Inggris, serta menambah kerumitan hubungan mereka di tengah upaya sang pangeran mempertahankan hak-haknya sebagai mantan bangsawan yang kini menetap di luar negeri.
(dra)
Lihat Juga :