5 Gejala Ginjal Rusak yang Bisa Dilihat di Kaki, Jangan Sepelekan Gatal
Jum'at, 23 Mei 2025 - 16:40 WIB
Saat ginjal gagal menyaring racun dari darah, zat-zat limbah bisa menumpuk dan memicu rasa gatal dari dalam tubuh. Kondisi ini dikenal sebagai pruritus uremik. Gatal ini berbeda dengan gatal biasa karena tidak disertai ruam atau iritasi kulit.
Sering mengalami kram otot atau kejang di betis saat tidur atau saat beristirahat? Ini bisa jadi pertanda tubuh kekurangan keseimbangan mineral akibat gangguan fungsi ginjal.
Ketika ginjal tidak menyaring darah dengan baik, kadar elektrolit seperti kalium, kalsium, dan natrium menjadi tidak seimbang. Akibatnya, otot bisa bereaksi dengan kram atau kontraksi mendadak, terutama di malam hari.
Baca Juga: 7 Ciri-ciri Ginjal Rusak, Tubuh Bengkak Jadi Gejala Awal
Warna kulit di jari kaki atau telapak kaki yang tampak lebih gelap, kebiruan, atau seperti memar tanpa sebab juga patut diwaspadai.
Penurunan fungsi ginjal dapat memengaruhi sirkulasi darah. Saat aliran oksigen ke kaki berkurang, kulit dapat berubah warna. Ini bukan memar biasa, melainkan tanda sirkulasi yang kurang optimal akibat penurunan kinerja ginjal.
Merasa kaki kesemutan atau mati rasa tanpa sebab jelas, bahkan saat duduk atau beristirahat? Bisa jadi itu tanda neuropati perifer, gangguan saraf yang juga bisa dipicu oleh penurunan fungsi ginjal.
Ginjal berperan dalam menjaga keseimbangan elektrolit dan membuang racun. Saat racun menumpuk, saraf-saraf kecil bisa terganggu dan menyebabkan sensasi seperti ditusuk jarum, baal, atau mati rasa.
3. Kram di Betis saat Malam Hari
Sering mengalami kram otot atau kejang di betis saat tidur atau saat beristirahat? Ini bisa jadi pertanda tubuh kekurangan keseimbangan mineral akibat gangguan fungsi ginjal.
Ketika ginjal tidak menyaring darah dengan baik, kadar elektrolit seperti kalium, kalsium, dan natrium menjadi tidak seimbang. Akibatnya, otot bisa bereaksi dengan kram atau kontraksi mendadak, terutama di malam hari.
Baca Juga: 7 Ciri-ciri Ginjal Rusak, Tubuh Bengkak Jadi Gejala Awal
4. Perubahan Warna Kulit di Area Kaki
Warna kulit di jari kaki atau telapak kaki yang tampak lebih gelap, kebiruan, atau seperti memar tanpa sebab juga patut diwaspadai.
Penurunan fungsi ginjal dapat memengaruhi sirkulasi darah. Saat aliran oksigen ke kaki berkurang, kulit dapat berubah warna. Ini bukan memar biasa, melainkan tanda sirkulasi yang kurang optimal akibat penurunan kinerja ginjal.
5. Kesemutan atau Mati Rasa di Kaki
Merasa kaki kesemutan atau mati rasa tanpa sebab jelas, bahkan saat duduk atau beristirahat? Bisa jadi itu tanda neuropati perifer, gangguan saraf yang juga bisa dipicu oleh penurunan fungsi ginjal.
Ginjal berperan dalam menjaga keseimbangan elektrolit dan membuang racun. Saat racun menumpuk, saraf-saraf kecil bisa terganggu dan menyebabkan sensasi seperti ditusuk jarum, baal, atau mati rasa.
Gejala Kerusakan Ginjal Lain yang Harus Diwaspadai
Lihat Juga :