Mata Minus Bisa Direm: Fakta Ortho-K untuk Anak dan Remaja

Rabu, 18 Juni 2025 - 21:31 WIB
“Miopia bukan sekadar kondisi mata yang memerlukan kacamata. Ini adalah kondisi progresif yang harus ditangani sejak awal agar tidak berkembang menjadi miopia tinggi dengan risiko komplikasi serius,” ujar DR. Dr. Tri Rahayu, SpM(K), FIACLE, Ketua Contact Lens Service di JEC Eye Hospitals and Clinics.

Menurutnya, kecepatan pertambahan minus sangat dipengaruhi oleh gaya hidup dan factor genetik. Kurangnya paparan sinar matahari alami, terlalu banyak waktu di dalam ruangan, serta riwayat keluarga dengan miopia menjadi faktor risiko utama. “Dalam situasi pascapandemi, kami melihat peningkatan tajam jumlah anak dengan miopia, terutama karena perubahan pola aktivitas harian yang lebih sedentari dan didominasi layar digital,” jelasnya.

Ortho-K menjadi alternatif yang aman, reversibel, dan tidak invasif bagi anak-anak. Di JEC, telah hadir lensa dan teknologi terbaru dari Jepang—yang memungkinkan koreksi hingga -8.00 dioptri dan silinder hingga -3.00 dioptri.

Teknologi ini memberikan pilihan yang lebih luas bagi anak-anak dengan derajat minus yang tinggi. Fokus utama terapi ini bukan sekadar memperbaiki penglihatan, tapi juga menghambat progres atau kenaikan minus, terutama pada anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Semua layanan ini ditangani oleh dokter dan optometris berpengalaman dengan pendekatan yang aman

dan terstandar di JEC Eye Hospitals and Clinics. JEC mendorong para orang tua untuk segera melakukan skrining penglihatan, terutama pada anak usia sekolah dasar. Deteksi dini membuka peluang lebih besar untuk menghambat progresi miopia dan mencegah komplikasi di masa depan.

Tingkat keberhasilan terapi dengan Ortho-K sangat ditentukan oleh kepatuhan penggunaan dan dukungan dari orang tua. “Anak-anak harus rutin memakai lensa setiap malam dan melakukan kontrol berkala. Peran orang tua dalam mendampingi dan memastikan kebersihan serta jadwal kontrol sangat penting untuk menjamin keberhasilan terapi,” tambah Dr. Tri.

JEC Eye Hospitals and Clinics telah berpengalaman selama puluhan tahun dalam menangani kasus miopia progresif pada anak, dengan pendekatan multidisiplin, teknologi diagnostic canggih, serta tim dokter subspesialis yang berdedikasi. Dalam kasus nyata, seorang anak usia 9 tahun dengan minus -3.50 di kedua mata menunjukkan peningkatan signifikan setelah satu tahun terapi Ortho-K, dengan progresi minus hanya -0.25—jauh di bawah rata-rata pertambahan minus tahunan pada anak seusianya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!