Ahli Gizi: Makanan Rumahan Hanya Aman di Suhu Ruang Maksimal 4 Jam
Kamis, 25 September 2025 - 06:00 WIB
Untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan, Reisi menganjurkan agar makanan segera didinginkan setelah dimasak jika tidak langsung disantap. Penyimpanan dianjurkan pada suhu lemari es maksimal 5°C.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan holding time, yakni lama makanan berada pada suhu tertentu sebelum dikonsumsi kembali. “Bakteri penyebab penyakit berkembang pesat pada rentang suhu 5°C hingga 60°C. Karena itu, makanan yang hendak disimpan semalaman sebaiknya segera masuk ke lemari pendingin, lalu dipanaskan kembali hingga mencapai suhu internal minimal 74°C sebelum dimakan,” ujarnya.
Baca juga: Daftar Makanan yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas, dari Bawang hingga Pisang
Reisi menegaskan, membiarkan makanan di suhu ruang semalaman sangat berbahaya meskipun sudah dipanaskan kembali. Hal ini karena bakteri tertentu seperti Staphylococcus aureus mampu menghasilkan toksin tahan panas yang tidak hilang hanya dengan pemanasan.
Selain itu, ia mengimbau agar pemanasan ulang makanan tidak dilakukan berulang kali. Pemanasan yang tidak tepat justru dapat menurunkan kandungan gizi dan meningkatkan risiko kontaminasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan holding time, yakni lama makanan berada pada suhu tertentu sebelum dikonsumsi kembali. “Bakteri penyebab penyakit berkembang pesat pada rentang suhu 5°C hingga 60°C. Karena itu, makanan yang hendak disimpan semalaman sebaiknya segera masuk ke lemari pendingin, lalu dipanaskan kembali hingga mencapai suhu internal minimal 74°C sebelum dimakan,” ujarnya.
Baca juga: Daftar Makanan yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas, dari Bawang hingga Pisang
Reisi menegaskan, membiarkan makanan di suhu ruang semalaman sangat berbahaya meskipun sudah dipanaskan kembali. Hal ini karena bakteri tertentu seperti Staphylococcus aureus mampu menghasilkan toksin tahan panas yang tidak hilang hanya dengan pemanasan.
Selain itu, ia mengimbau agar pemanasan ulang makanan tidak dilakukan berulang kali. Pemanasan yang tidak tepat justru dapat menurunkan kandungan gizi dan meningkatkan risiko kontaminasi.
Lihat Juga :