dr Ayu Widyaningrum Jadi Inspirasi di Dunia Estetika Lewat The Art of Influence & Empowered Beauty
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 19:00 WIB
Berkat dedikasi, kerja keras, dan prestasinya, pengakuan terus diterima dr. Ayu dari berbagai pihak. Selain penghargaan, kini ia mendapatkan gelar kehormatan dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dengan sebutan Kanjeng Mas Ayu dr. Ayu Widianingsri.
Penganugerahan gelar ini berlangsung khidmat di Keraton Solo Hadiningrat, dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta tamu undangan. Gelar kehormatan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dr. Ayu dalam memberikan kontribusi positif, tidak hanya di dunia kesehatan dan estetika, tetapi juga dalam upaya pelestarian budaya dan nilai luhur bangsa.
"Sebuah kehormatan sekaligus amanah bagi saya untuk terus berkarya, mengabdi, serta menjaga nilai-nilai budaya yang kita miliki,” ujar dr. Ayu seraya berharap dapat semakin memotivasinya untuk terus memberikan dedikasi dan manfaat bagi masyarakat luas, terutama dalam bidang kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta pelestarian budaya Jawa.
Perayaan ke-10 Widya Esthetic Clinic
Merayakan hari jadike-10 sejak 2015, Widya Esthetic Clinic menghadirkan layanan pengobatan gratis Terapi Imunologi Sel. Program ini ditujukan bagi penderita berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, stroke, jantung, autoimun, lupus, pasca-NAPZA, alergi kronis, hingga osteoarthritis, dengan rentang usia pasien 13 hingga 85 tahun. Acara ini menjadi bentuk kepedulian dr. Ayu terhadap kesehatan di wilayah tinggalnya.
“Selama satu hari penuh, kami memberikan pelayanan Terapi Imunologi Sel. Bukan dengan pesta meriah, ini merupakan wujud terima kasih kami pada masyarakat Banjarmasin dan pasien yang selama ini sudah membersamai berdirinya klinik ini,” ujar dr. Ayu.
Sekitar 50 pasien mendapat kesempatan mengikuti terapi gratis berkat dukungan tabung medis yang diperoleh langsung secara gratis dari Korea Selatan. Terapi bernilai hingga 5 juta rupiah, ini diklaim sebagai yang pertama di Banjarmasin dengan penggunaan teknologi mutakhir berstandar Harvard University.
“Harapan kami, pemerintah daerah maupun dinas kesehatan dapat berkolaborasi sehingga terapi imunologi ini bisa dikembangkan lebih luas, agar lebih banyak warga Kalimantan Selatan merasakan manfaatnya. Saya ingin masyarakat Kalimantan Selatan tahu bahwa tidak tidak perlu jauh lagi ke Korea atau Penang. Di Banjarmasin ada yang lebih terjangkau dan terbukti bermanfaat,” ujarnya.
Penganugerahan gelar ini berlangsung khidmat di Keraton Solo Hadiningrat, dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta tamu undangan. Gelar kehormatan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dr. Ayu dalam memberikan kontribusi positif, tidak hanya di dunia kesehatan dan estetika, tetapi juga dalam upaya pelestarian budaya dan nilai luhur bangsa.
"Sebuah kehormatan sekaligus amanah bagi saya untuk terus berkarya, mengabdi, serta menjaga nilai-nilai budaya yang kita miliki,” ujar dr. Ayu seraya berharap dapat semakin memotivasinya untuk terus memberikan dedikasi dan manfaat bagi masyarakat luas, terutama dalam bidang kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta pelestarian budaya Jawa.
Perayaan ke-10 Widya Esthetic Clinic
Merayakan hari jadike-10 sejak 2015, Widya Esthetic Clinic menghadirkan layanan pengobatan gratis Terapi Imunologi Sel. Program ini ditujukan bagi penderita berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, stroke, jantung, autoimun, lupus, pasca-NAPZA, alergi kronis, hingga osteoarthritis, dengan rentang usia pasien 13 hingga 85 tahun. Acara ini menjadi bentuk kepedulian dr. Ayu terhadap kesehatan di wilayah tinggalnya.
“Selama satu hari penuh, kami memberikan pelayanan Terapi Imunologi Sel. Bukan dengan pesta meriah, ini merupakan wujud terima kasih kami pada masyarakat Banjarmasin dan pasien yang selama ini sudah membersamai berdirinya klinik ini,” ujar dr. Ayu.
Sekitar 50 pasien mendapat kesempatan mengikuti terapi gratis berkat dukungan tabung medis yang diperoleh langsung secara gratis dari Korea Selatan. Terapi bernilai hingga 5 juta rupiah, ini diklaim sebagai yang pertama di Banjarmasin dengan penggunaan teknologi mutakhir berstandar Harvard University.
“Harapan kami, pemerintah daerah maupun dinas kesehatan dapat berkolaborasi sehingga terapi imunologi ini bisa dikembangkan lebih luas, agar lebih banyak warga Kalimantan Selatan merasakan manfaatnya. Saya ingin masyarakat Kalimantan Selatan tahu bahwa tidak tidak perlu jauh lagi ke Korea atau Penang. Di Banjarmasin ada yang lebih terjangkau dan terbukti bermanfaat,” ujarnya.
(dra)
Lihat Juga :