Padi Reborn Gelar Live Performance di Sarinah, Pamer Lagu Ego
Minggu, 09 November 2025 - 21:00 WIB
“Ego itu seringkali kita lihat pada orang lain, tapi tidak pada diri kita sendiri. Ego menjadi masalah ketika terjadi dalam hubungan, seperti pasangan yang awalnya ingin melanjutkan hubungan, tapi akhirnya lelah karena konflik dan ketidaksetujuan. Namun, mereka menyadari bahwa perasaan cinta lebih besar daripada Ego, dan dengan cinta, hubungan tersebut bisa terselamatkan,” kata Piyu.
Secara musikal, Ego menawarkan eksplorasi yang lebih berani dari Padi Reborn. Lagu ini menghadirkan perpaduan antara sentuhan pop-rock dengan warna khas yang telah melekat pada band asal Surabaya ini sejak awal kariernya. Kekuatan aransemen semakin terasa lewat kolaborasi bersama Budapest Scoring Orchestra, yang memberikan napas orkestra megah dan emosional. Rindra mengungkapkan bahwa musik di lagu ini kembali ke roots Padi Reborn.
“Dengan melodi yang kuat, karakter vokal Fadly yang semakin matang, dan harmoni yang khas, Ego adalah bentuk kematangan musikal kami di era sekarang. Meskipun bereksperimen, kami merasa ini adalah musik yang Padi inginkan. Setelah dua single terakhir (Kau Malaikatku dan Langit Biru), kami kembali ke gaya Padi yang lebih akustik. Kami merindukan musik Padi yang seperti ini,” ujar Rindra.
Sementara, Fadly mengatakan porsi part orkestra pada lagu Ego jauh lebih banyak dari karya-karya sebelumnya. Ia mengaku terkesan terlibat kolaborasi dengan Budapest Scoring Orchestra, karena dengan rekaman yang dilakukan secara live recording, hasilnya sangat memuaskan dan dinilai maksimal.
“Pengalaman bekerja dengan orkestra ini luar biasa. Mereka sangat presisi, efisien, dan mampu menjaga keseimbangan musik dengan sangat baik. Ini adalah pengalaman pertama kami bekerja dengan orkestra dalam skala besar dan sangat memperkaya proses pembuatan musik kami,” tutur Fadly.
Secara musikal, Ego menawarkan eksplorasi yang lebih berani dari Padi Reborn. Lagu ini menghadirkan perpaduan antara sentuhan pop-rock dengan warna khas yang telah melekat pada band asal Surabaya ini sejak awal kariernya. Kekuatan aransemen semakin terasa lewat kolaborasi bersama Budapest Scoring Orchestra, yang memberikan napas orkestra megah dan emosional. Rindra mengungkapkan bahwa musik di lagu ini kembali ke roots Padi Reborn.
“Dengan melodi yang kuat, karakter vokal Fadly yang semakin matang, dan harmoni yang khas, Ego adalah bentuk kematangan musikal kami di era sekarang. Meskipun bereksperimen, kami merasa ini adalah musik yang Padi inginkan. Setelah dua single terakhir (Kau Malaikatku dan Langit Biru), kami kembali ke gaya Padi yang lebih akustik. Kami merindukan musik Padi yang seperti ini,” ujar Rindra.
Sementara, Fadly mengatakan porsi part orkestra pada lagu Ego jauh lebih banyak dari karya-karya sebelumnya. Ia mengaku terkesan terlibat kolaborasi dengan Budapest Scoring Orchestra, karena dengan rekaman yang dilakukan secara live recording, hasilnya sangat memuaskan dan dinilai maksimal.
“Pengalaman bekerja dengan orkestra ini luar biasa. Mereka sangat presisi, efisien, dan mampu menjaga keseimbangan musik dengan sangat baik. Ini adalah pengalaman pertama kami bekerja dengan orkestra dalam skala besar dan sangat memperkaya proses pembuatan musik kami,” tutur Fadly.
Lihat Juga :