'Pil Zombie' dari China Diklaim Bisa Perpanjang Umur hingga 150 Tahun, Mungkinkah?
Minggu, 23 November 2025 - 18:20 WIB
Sel ini sering dikaitkan dengan peradangan, penuaan kulit, penurunan fungsi organ, hingga berbagai penyakit degeneratif. Karena itu, ide untuk membersihkan sel zombie ini menjadi tren besar dalam riset anti penuaan beberapa tahun terakhir.
Lonvi Biosciences mengklaim bahwa pil mereka dapat menarget sel-sel ini secara spesifik. Bahan aktif andalannya adalah Procyanidin C1 (PCC1), senyawa natural yang diekstrak dari biji anggur.
PCC1 disebut memiliki sifat senolitik yang mampu membantu menghilangkan sel senesen dan merangsang regenerasi sel yang lebih sehat. Lonvi juga telah melakukan hasil percobaan pada tikus dan menunjukkan angka yang cukup mencengangkan.
Tikus yang diberi PCC1 hidup sekitar 9,4% lebih lama secara keseluruhan, sementara tikus yang mulai mendapat perlakuan sejak usia muda menunjukkan peningkatan sisa usia hingga 64%.
Baca Juga : Bahaya Mikroplastik Mengintai Ibu Hamil: Penelitian Ungkap Paparan Hingga ke Janin
Lonvi Biosciences mengklaim bahwa pil mereka dapat menarget sel-sel ini secara spesifik. Bahan aktif andalannya adalah Procyanidin C1 (PCC1), senyawa natural yang diekstrak dari biji anggur.
PCC1 disebut memiliki sifat senolitik yang mampu membantu menghilangkan sel senesen dan merangsang regenerasi sel yang lebih sehat. Lonvi juga telah melakukan hasil percobaan pada tikus dan menunjukkan angka yang cukup mencengangkan.
Tikus yang diberi PCC1 hidup sekitar 9,4% lebih lama secara keseluruhan, sementara tikus yang mulai mendapat perlakuan sejak usia muda menunjukkan peningkatan sisa usia hingga 64%.
Baca Juga : Bahaya Mikroplastik Mengintai Ibu Hamil: Penelitian Ungkap Paparan Hingga ke Janin
Lihat Juga :