Chef Rahmat Kusnadi Sebut Tren Bakery dan Pastry 2026 Kembali ke Alam dan Kearifan Lokal
Minggu, 14 Desember 2025 - 16:17 WIB
“Dulu Indonesia itu sangat disegani, banyak baker kita yang berkarier sampai ke luar negeri. Sekarang generasi mudanya harus kita siapkan kembali, apalagi industri bakery adalah usaha yang tidak pernah mati dari dulu sampai sekarang,” jelasnya.
Rahmat berharap, melalui kompetisi seperti ini, akan lahir ide-ide segar yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus mengangkat daya saing industri bakery Indonesia.
“Dari lomba ini, kita berharap muncul kreasi-kreasi baru yang bukan hanya enak dan menarik, tetapi juga punya cerita dan karakter daerah,” katanya.
Dalam kesempatan sama, Widya Triyanti selaku Junior Marketing Manager Bogasari mengatakan Next Baker 2025 merupakan program Bogasari untuk di industri baking jadi kami hadir bukan hanya di pelaku industri baking tapi untuk mereka yang masih belajar dengan pelajar di industri tata boga dan ini sebagai wahana mereka berkompetisi dan melihat gambaran masa depan kalo kerja di industri baking seperti apa
Untuk kompetensi Bogasari Next Baker 2025 sendiri dibagi menjadi tiga fase yakni, fase 1 merupakan resgistrasi & video submission peserta yakni tanggal 25 November - 5 December 2025, fase ke 2 Best Region tanggal 7,8 & 9 December 2025 dan ke 3 grand final hari ini tanggal 12 December 2025.
Dia mengungkapkan bahwa pesertanya pun merupakan siswa/ siswi SMK dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah & Jawa Timur, dengan para juri yang berkompeten yakni Chef Rahmat Kusnedi, Indonesia Pastry Alliance, Chef Arief Maulana, Indonesian Pastry Bakery Society dan Chef Triana Murdiastanti, Bogasari Baking Center.
Beberapa peserta terpilih masuk kebabak grand final yakni SMK Negeri 57 Jakarta: Ratu Bungas; Tatia Prasetyo dan Keyla Ayundya Sekar Sari, lalu ada SMK Negeri 3 Cimahi: Ariny Ayu Andzany; Mayma Lutfiana dan Muhammad Raffael Maulana SMK Negeri 4 Surakarta Jawa Tengah: Faatiha Salma Nadhifah; Muhammad Rafi Musthofa dan Shallomita Yorgen Bainkabel SMK Mamba’ul Ihsan Gresik Jawa Timur: Muhammad Fauzan Abidin; Putra Bayu Pratama dan Ghosyam Akhmed Alkarim.
Widya Triyanti mengungkapkan kompetisi ini merupakan pengembangan dari sebelumny terakhir 2013 dengan nama lomba cipta kreasi kalo dulu kebutuhan lomba pemenang kali ini pemenang akan jadi baker representasi selama setahun kedepan kita punya kegiatan baking demo dari tingkat pelajar dan industri baking
“Keberlanjutan kedepan selain hadiah terus ikut kegiatan Bogasari mereka juga dapat berkesempatan mendapatkan previlege untuk masuk ke industri baking melalui Bogasari kita bisa salurkan ke rekanan atau costumer kami yang mereka butuhkan baik kebutuhan magang, pkl atau kebutuhan kerja,”tutupnya.
Rahmat berharap, melalui kompetisi seperti ini, akan lahir ide-ide segar yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus mengangkat daya saing industri bakery Indonesia.
“Dari lomba ini, kita berharap muncul kreasi-kreasi baru yang bukan hanya enak dan menarik, tetapi juga punya cerita dan karakter daerah,” katanya.
Dalam kesempatan sama, Widya Triyanti selaku Junior Marketing Manager Bogasari mengatakan Next Baker 2025 merupakan program Bogasari untuk di industri baking jadi kami hadir bukan hanya di pelaku industri baking tapi untuk mereka yang masih belajar dengan pelajar di industri tata boga dan ini sebagai wahana mereka berkompetisi dan melihat gambaran masa depan kalo kerja di industri baking seperti apa
Untuk kompetensi Bogasari Next Baker 2025 sendiri dibagi menjadi tiga fase yakni, fase 1 merupakan resgistrasi & video submission peserta yakni tanggal 25 November - 5 December 2025, fase ke 2 Best Region tanggal 7,8 & 9 December 2025 dan ke 3 grand final hari ini tanggal 12 December 2025.
Dia mengungkapkan bahwa pesertanya pun merupakan siswa/ siswi SMK dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah & Jawa Timur, dengan para juri yang berkompeten yakni Chef Rahmat Kusnedi, Indonesia Pastry Alliance, Chef Arief Maulana, Indonesian Pastry Bakery Society dan Chef Triana Murdiastanti, Bogasari Baking Center.
Beberapa peserta terpilih masuk kebabak grand final yakni SMK Negeri 57 Jakarta: Ratu Bungas; Tatia Prasetyo dan Keyla Ayundya Sekar Sari, lalu ada SMK Negeri 3 Cimahi: Ariny Ayu Andzany; Mayma Lutfiana dan Muhammad Raffael Maulana SMK Negeri 4 Surakarta Jawa Tengah: Faatiha Salma Nadhifah; Muhammad Rafi Musthofa dan Shallomita Yorgen Bainkabel SMK Mamba’ul Ihsan Gresik Jawa Timur: Muhammad Fauzan Abidin; Putra Bayu Pratama dan Ghosyam Akhmed Alkarim.
Widya Triyanti mengungkapkan kompetisi ini merupakan pengembangan dari sebelumny terakhir 2013 dengan nama lomba cipta kreasi kalo dulu kebutuhan lomba pemenang kali ini pemenang akan jadi baker representasi selama setahun kedepan kita punya kegiatan baking demo dari tingkat pelajar dan industri baking
“Keberlanjutan kedepan selain hadiah terus ikut kegiatan Bogasari mereka juga dapat berkesempatan mendapatkan previlege untuk masuk ke industri baking melalui Bogasari kita bisa salurkan ke rekanan atau costumer kami yang mereka butuhkan baik kebutuhan magang, pkl atau kebutuhan kerja,”tutupnya.
(unt)
Lihat Juga :