Dugaan Penggelapan Pajak Rp230 Miliar, Cha Eun Woo Akhirnya Buka Suara
Selasa, 27 Januari 2026 - 10:30 WIB
Ia mengaku tengah melakukan introspeksi terkait sikapnya dalam menjalankan kewajiban perpajakan. Ia mengaku peristiwa ini adalah momen penting baginya untuk bertanggung jawab dalam memenuhi kewajiba ssbagai warga negara Korea Selatan.
Di sisi lain, Cha Eun Woo yang kini tengah menjalani wajib militer dinilai adalah bentuk pelarian dari proses penyelidikan pajak tersebut. Ia pun menanggapi bahwa keputusannya untuk masuk wajib militer bukanlah upaya menghindari tanggung jawab.
Ia menjelaskan bahwa pada saat itu, kondisi tidak lagi memungkinkan baginya untuk menunda kewajiban militer, sehingga ia berangkat sebelum proses pemeriksaan pajak selesai dilakukan. Cha Eun Woo mengatakan, dirinya baru saja menyelesaikan tugas di dalam barak sebelum menulis pernyataan tersebut.
Baca Juga : Cha Eun Woo ASTRO Diduga Lakukan Penggelapan Pajak Rp230 Miliar, Agensi Buka Suara
Sebagai informasi, awal mula kasus ini terletak pada struktur kontrak yang tidak transparan antara agensi Fantagio dan sebuah perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo. Otoritas pajak Korea Selatan menilai perusahaan tersebut tidak memberikan layanan nyata, namun tetap menerima pembagian keuntungan.
Di sisi lain, Cha Eun Woo yang kini tengah menjalani wajib militer dinilai adalah bentuk pelarian dari proses penyelidikan pajak tersebut. Ia pun menanggapi bahwa keputusannya untuk masuk wajib militer bukanlah upaya menghindari tanggung jawab.
Ia menjelaskan bahwa pada saat itu, kondisi tidak lagi memungkinkan baginya untuk menunda kewajiban militer, sehingga ia berangkat sebelum proses pemeriksaan pajak selesai dilakukan. Cha Eun Woo mengatakan, dirinya baru saja menyelesaikan tugas di dalam barak sebelum menulis pernyataan tersebut.
Baca Juga : Cha Eun Woo ASTRO Diduga Lakukan Penggelapan Pajak Rp230 Miliar, Agensi Buka Suara
Sebagai informasi, awal mula kasus ini terletak pada struktur kontrak yang tidak transparan antara agensi Fantagio dan sebuah perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo. Otoritas pajak Korea Selatan menilai perusahaan tersebut tidak memberikan layanan nyata, namun tetap menerima pembagian keuntungan.
Lihat Juga :