Waspadai Happy Hipoxia saat Covid-19 Menyerang

Kamis, 17 September 2020 - 14:00 WIB
Foto/dok
JAKARTA - Covid-19 muncul dengan berbagai gejala yang tidak biasa dan mengecoh. Happy hypoxia membuat penderita terlihat normal, meski kadar oksigen di tubuh amat rendah.

Batuk, sesak napas, demam, kehilangan kemampuan penciuman dan perasa merupakan gejala umum infeksi virus corona. Masalahnya, belakangan ada gejala lain yang tidak biasa hingga bisa membuat tenaga medis terkecoh yang disebut happy hipoxia. Orang yang terkena sindrom ini memiliki kadar oksigen dalam tubuh yang rendah, namun yang bersangkutan tidak merasakan apa pun atau seperti orang normal pada umumnya. (Baca: Sifat Malu Adalah Kunci dari Semua Kebaikan)



Padahal, orang dengan kadar oksigen rendah akan menampakkan gejala seperti sulit bernapas dan nyeri di dada. “Umumnya, kadar oksigen seseorang di atas 95%. Dalam kondisi ini, penurunan kadar oksigen tidak membuat penderita kesulitan bernapas,” papar Sumardi, spesialis penyakit dalam konsultan pulmonologi FKKMK UGM dikutip dari laman resmi UGM.

Individu yang terkena sindrom ini akan terlihat normal, maka itu sindrom ini juga dikenal dengan sebutan hypoxia senyap yang membuat penderita tiba-tiba lemas dan tidak sadar. Oksigen diperlukan tubuh supaya fungsi organ berlangsung normal.

Umumnya kadar tekanan oksigen parsial arteri (PaO2) 75 hingga 100 mmHg. Nah, hypoxia terjadi ketika PaO2 turun di bawah kadar normal, yaitu sekitar 40 - 65 mmHg. “Kondisi tersebut bisa mengancam nyawa,” kata Irandi Putra Pratomo dari Rumah Sakit Universitas Indonesia.

Lebih lanjut Irandi menjelaskan bahwa gejala happy hypoxia sulit dikenali karena tidak terlihat. “Pasien yang mengalami happy hypoxia tidak menunjukkan tanda kesulitan bernafas atau tanda lain yang mengisyaratkan terinfeksi virus corona. Pasien terlihat biasa saja tidak ada keluhan, tapi ketika diperiksa lebih detail kadar oksigen pasien turun di bawah kadar normal,” tambah Ketua Tim Klinis Satgas Covid-19 di RSUI ini. (Baca juga: Masih Banyak Siswa Belum Miliki Gawai dan Kesusahan Sinyal)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!