Gangguan Irama Jantung Bisa Sebabkan Stroke, Dialami hingga 7 Juta Orang Indonesia

Kamis, 05 Maret 2026 - 16:00 WIB
Fibrilasi atrium berbahaya karena dapat memicu terbentuknya gumpalan darah di serambi kiri jantung. Jika gumpalan tersebut lepas dan menyumbat pembuluh darah di otak, maka dapat menyebabkan stroke.

Baca juga: Jantung Koroner Penyebab Kematian Terbesar di Indonesia, Ini Dampak jika Takut Bedah Jantung

dr. Yoga menjelaskan, selama ini risiko stroke pada penderita AF diperkirakan lima kali lebih tinggi dibandingkan orang tanpa gangguan AF. Namun data terbaru menunjukkan risikonya bahkan bisa mencapai 10 kali lipat.

Tak hanya itu, stroke akibat fibrilasi atrium juga cenderung lebih berat. Di mana lebih banyak penderita yang meninggal dan mengalami kecacatan.

“Stroke yang berkaitan dengan AF itu lebih parah, lebih banyak yang meninggal dan lebih banyak yang mengalami kecacatan,” jelasnya.

Untuk itu dalam upaya mencegah komplikasi, deteksi dini adalah langkah yang penting. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah meraba denyut nadi sendiri atau dikenal dengan istilah MENARI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!