Puasa Ramadan Jadi Momentum Pas Berhenti Merokok, Dokter Bagikan Tipsnya

Senin, 09 Maret 2026 - 08:00 WIB
Meski sulit, dr. Gia melihat adanya harapan bagi mereka yang memang sudah memiliki niat tulus untuk berubah. Ia pun menyarankan agar energi positif di bulan Ramadhan dimanfaatkan sebagai sumber kekuatan ekstra untuk melawan kecanduan.

"Tapi aku lihat ada orang-orang yang sedang berusaha. Nah, buat teman-teman yang mau berhenti rokok, momentumnya adalah sekarang bulan ini. Manfaatkanlah bulan Ramadhan ini untuk bisa atau mendapatkan kekuatan untuk bisa berhenti rokok gitu," pungkas dr. Gia.

Baca Juga : Vidi Aldiano Idap Pneumonia sebelum Meninggal, Ini Gejala dan Faktor Risikonya

Melansir dari World Health Organization (WHO), Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk menyudahi kebiasaan merokok. Secara medis, jika seorang perokok mampu menahan candu nikotin selama sekitar 15 jam waktu berpuasa setiap harinya, peluang untuk meninggalkan kebiasaan tersebut selamanya akan terbuka lebar.

Manfaatnya pun langsung terasa secara fisik. Berhenti merokok saat berpuasa membantu tubuh membersihkan racun karbon monoksida. Menariknya, kadar zat berbahaya ini akan menurun drastis saat berbuka. Sehingga sangat disarankan agar tidak merokok setelah berbuka supaya racun karbon monoksida tidak menumpuk kembali.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!