Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Jum'at, 12 Juni 2026 - 13:55 WIB
Selain penelitian di Korea, terdapat juga penelitian di Jepang. Di mana disebutkan remaja yang sering melewatkan sarapan memiliki risiko 95 persen lebih tinggi mengalami prediabetes. Menurut dr. Adam, ada beberapa yang menjadi penyebab hubungan antara tidak sarapan dengan gangguan metabolisme gula.
Salah satunya adalah peningkatan kadar asam lemak bebas (free fatty acid) saat tubuh berpuasa dalam waktu lama. Kondisi ini dapat mengganggu kerja insulin pada organ seperti hati dan otot.
Selain itu, melewatkan sarapan juga dapat memengaruhi ritme sirkadian tubuh yang berperan dalam mengatur berbagai fungsi biologis, termasuk pola sekresi insulin. Bahkan dampak itu juga cenderung lebih besar pada orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
“Orang yang overweight atau obesitas lebih rentan terhadap efek gak sarapan karena secara umum memiliki asam lemak bebas yang lebih tinggi di darah,” jelasnya.
Karena itu, dr. Adam mengingatkan bahwa keputusan untuk melewatkan sarapan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Ia mengimbau untuk tidak sekedar mengikuti tren diet yang sedang populer semata.
Salah satunya adalah peningkatan kadar asam lemak bebas (free fatty acid) saat tubuh berpuasa dalam waktu lama. Kondisi ini dapat mengganggu kerja insulin pada organ seperti hati dan otot.
Selain itu, melewatkan sarapan juga dapat memengaruhi ritme sirkadian tubuh yang berperan dalam mengatur berbagai fungsi biologis, termasuk pola sekresi insulin. Bahkan dampak itu juga cenderung lebih besar pada orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
“Orang yang overweight atau obesitas lebih rentan terhadap efek gak sarapan karena secara umum memiliki asam lemak bebas yang lebih tinggi di darah,” jelasnya.
Karena itu, dr. Adam mengingatkan bahwa keputusan untuk melewatkan sarapan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Ia mengimbau untuk tidak sekedar mengikuti tren diet yang sedang populer semata.
(wur)
Lihat Juga :