Ada Dewa di Sisiku, Serial Lokal Rasa Drama Korea

Selasa, 29 September 2020 - 02:02 WIB
Original series yang tayang perdana di RCTI+ pada 28 September 2020 ini bisa dikatakan sebagai drama Korea Selatan dengan rasa lokal. / Foto: ist
JAKARTA - Serial Ada Dewa di Sisiku menghadirkan cerita menarik dan akting pemain yang apik. Original series yang tayang perdana di RCTI+ pada Senin (28/9) ini bisa dikatakan sebagai drama Korea Selatan dengan rasa lokal.

(Baca juga: Pola Makan sehat Bisa Melindungi Diri dari Covid-19 )



"Mungkin bisa ( drama Korea rasa lokal). Karena di sini pun pemerannya ada tiga ya. Ada Arbani, Fazzil Alditto dan Maizura. Nah, ceritanya kan cinta segitiga di antara bertiga itu ya. Karena Maizura itu mantannya si Fazzil Alditto, kemudian Arbani sebagai Dewa turun ke bumi," kata Video Content Head RCTI+ , Devi Noviana, baru-baru ini.

Ada Dewa di Sisiku menceritakan tentang Bara (Arbani Yasiz), anak Dewa langit Narendra, yang merupakan Dewa terkuat dari para Dewa di negeri atas awan. Bara tumbuh sebagai penerus ayahnya. Dia menjadi pribadi yang arogan, sombong dan kerap membuat masalah di negeri atas awan. Sebagai hukuman, Narendra menurunkan Bara ke bumi dan memberi tugas pada Bara untuk menyelesaikan masalah seorang gadis bernama Melati (Maizura).

"Gue dikasih rekomendasi karakternya ada di Goblin, drama Korea . Memang kan arah kiblatnya hampir ke Korea gitu. Jadi gue dikasih rekomendasi film itu, dibantu arahan sutradara juga," imbuh Arbani.

Bara tidak tahu bahwa maksud Narendra mengutusnya untuk mendidik Bara agar mampu bersikap bijaksana, tidak lagi berbuat onar dan belajar hidup dengan tulus melalui Melati dan keluarganya. Menariknya, sebagai calon penerus Dewa langit, Bara tidak boleh jatuh cinta pada seorang manusia. Sayang, Bara justru memperlihatkan cintanya dan itu membuat kekuatannya benar-benar menghilang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!