Pandemi, Kak Seto Sarankan Orang Tua Bangun Suasana Rumah Lebih Menyenangkan
Selasa, 06 Oktober 2020 - 04:30 WIB
Adapun perubahan kondisi selama pandemi dapat diatasi dengan beberapa tips. Menurut Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu, pertama, orang tua harus menyadari setiap orang memiliki daya adaptasi, kemampuan menyesuaikan diri. Penyesuaian ini sangat penting, terutama dalam menghadapi anak yang biasanya bertemu teman di sekolah.
"Kedua, orang tua mengedepankan diskusi dengan anak, bukan instruksi layaknya komandan kepada prajuritnya. Sehingga anak akan menemukan kenyamanan saat di rumah," jelas Kak Seto.
"Ketiga, tidak memaksakan anak untuk mengikuti seluruh materi pelajaran daring yang diberikan sekolah. Kurikulum sekolah yang diberikan pada siswanya ini masih mengacu pada situasi normal sehingga dalam pelaksanaan menimbulkan masalah," lanjutnya. (Baca juga: Pria juga Bisa Mengidap Kanker Payudara, Perhatikan Gejalanya! )
Keempat, orang tua perlu mengapresiasi terhadap bakat dan potensi anak, bukan hanya semata-mata fokus pada pelajaran akademik semata. Apresiasi ini bisa menimbulkan tingkat kepercayaan diri pada anak.
"Apresiasi dari orang tua terhadap anak dengan potensi berbeda. Anak ditumbuhkan perasaan bangga terhadap diri sendiri karena ada dukungan keluarga," tandasnya.
"Kedua, orang tua mengedepankan diskusi dengan anak, bukan instruksi layaknya komandan kepada prajuritnya. Sehingga anak akan menemukan kenyamanan saat di rumah," jelas Kak Seto.
"Ketiga, tidak memaksakan anak untuk mengikuti seluruh materi pelajaran daring yang diberikan sekolah. Kurikulum sekolah yang diberikan pada siswanya ini masih mengacu pada situasi normal sehingga dalam pelaksanaan menimbulkan masalah," lanjutnya. (Baca juga: Pria juga Bisa Mengidap Kanker Payudara, Perhatikan Gejalanya! )
Keempat, orang tua perlu mengapresiasi terhadap bakat dan potensi anak, bukan hanya semata-mata fokus pada pelajaran akademik semata. Apresiasi ini bisa menimbulkan tingkat kepercayaan diri pada anak.
"Apresiasi dari orang tua terhadap anak dengan potensi berbeda. Anak ditumbuhkan perasaan bangga terhadap diri sendiri karena ada dukungan keluarga," tandasnya.
(tdy)
Lihat Juga :