Hindari Infeksi Usus Akut yang Disebabkan Norovirus
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 13:30 WIB
Baca juga : Norovirus, Virus Baru yang Menghantui Rakyat China
Dikatakan Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, berbeda dengan virus SARS-Cov-2, virus ini ditularkan melalui makanan atau istilah yang digunakan adalah food borne disease. “Kejadian luar biasa bisa terjadi jika adanya makanan yang tercemar oleh virus ini,” kata Prof. Ari dari keterangan resminya.
Gastroenteritis sendiri adalah penyakit akibat infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan, terutama lambung dan usus yang menyebabkan muntah dan diare. Selain muntah dan diare, gejala lain yang mungkin timbul adalah demam, sakit kepala, mual, sakit perut hingga nyeri otot dan sendi. Biasanya 1-3 hari setelah tubuh terinfeksi virus, gejala ini akan muncul.
Dikatakan Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, berbeda dengan virus SARS-Cov-2, virus ini ditularkan melalui makanan atau istilah yang digunakan adalah food borne disease. “Kejadian luar biasa bisa terjadi jika adanya makanan yang tercemar oleh virus ini,” kata Prof. Ari dari keterangan resminya.
Gastroenteritis sendiri adalah penyakit akibat infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan, terutama lambung dan usus yang menyebabkan muntah dan diare. Selain muntah dan diare, gejala lain yang mungkin timbul adalah demam, sakit kepala, mual, sakit perut hingga nyeri otot dan sendi. Biasanya 1-3 hari setelah tubuh terinfeksi virus, gejala ini akan muncul.
(wur)
Lihat Juga :