Liburan Panjang, Yuk! Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:08 WIB
“Saatnya peduli terhadap diri kita sendiri, keluarga, sahabat, teman-teman, dan tentunya yang tidak kalah penting terhadap sektor pariwisata. Dengan kepedulian yang tinggi dalam melaksanakan protokol kesehatan saya yakin sektor pariwisata akan segera bangkit kembali," kata Wishnutama.

Pihaknya juga berupaya agar angka-angka perbaikan tersebut dapat semakin meningkat dari waktu ke waktu agar selanjutnya tren penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia semakin membaik.

Sementara itu, di lain kesempatan Ketua Bidang Pemasaran dan Promosi Dalam Negeri PHR, Raymond Djani mengatakan dalam masa pandemi seperti ini ada beberapa contoh liburan yang bisa dilakukan masyarakat seperti memilih untuk staycation dan roadtrip atau wisata jarak dekat.

Raymond mengatakan di 2021 nanti pada bukan Januari hingga Maret, masyarakat belum terlalu berani bepergian jauh dan wisata jarak dekat, alam terbuka dan kuliner mungkin jadi pilihan terbaik. (Lihat videonya: Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Kembali Turun ke Jalan)

“Sebelum ada vaksin ditemukan saya yakin masih belum 100 persen merasa aman. April hingga Juni baru mulai berani sedikit, melakukan domestik tour yang agak jauh dan untuk wisata yang aman untuk sementara disarankan pakai mobil atau wisata jarak dekat,” papar Raymond.

Ia menambahkan, ada beberapa persiapan sebelum kita berwisata, seperti menentukan zona aman yaitu harus zona hijau, jam operational, tempat wisata, sertifikasi chse, luas area, dan tiket. “Untuk wisata Aman, ada dua point yaitu disiplin protokol untuk kita sendri dan pelaksanaan sertifikat CHSE dari pelaku usaha, jika ini semua dilakukan pasti wisata akan lebih aman,” ucap Raymond. (Diana Rafikasari/Iman Firmansyah)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!