Benarkah Penyitas Covid-19 Tak Akan Terinfeksi Lagi?
Selasa, 03 November 2020 - 14:15 WIB
Speber menyarankan, sampai kita tahu jawabannya sebaiknya tetap berhati-hati walau sudah terinfeksi sekalipun dengan patuh terhadap protokol kesehatan. Ia melanjutkan, sampai saat ini tidak diketahui apakah jika memiliki antibodi positid itu berarti kebal terhadap virus. Kehadiran antibodi hanya menandakan bahwa inividu bersangkutan sudah pernah terinfeksi. (Lihat videonya: Gubernur DKI Umumkan kenaikan UMP 2021 di Tengah Pandemi)
Sperber juga mengatakan, beberapa infeksi membuat tubuh memproduksi antibodi yang bisa melawan reinfeksi. Bagi orang lain bisa saja tidak terjadi reinfeksi tapi keluhan lebih ringan.
Bahkan dalam kasus lain, antibodi tidak melindungi sama sekali. Sebagai tambahan, beberapa hasil tes menunjukkan positif palsu. Yakni seseorang mungkin terkena virus yang sama yang terdeteksi oleh alat tes. Namun antibodi yang terbentuk tentunya tidak melindungi dari virus corona. (Sri Noviarni)
Sperber juga mengatakan, beberapa infeksi membuat tubuh memproduksi antibodi yang bisa melawan reinfeksi. Bagi orang lain bisa saja tidak terjadi reinfeksi tapi keluhan lebih ringan.
Bahkan dalam kasus lain, antibodi tidak melindungi sama sekali. Sebagai tambahan, beberapa hasil tes menunjukkan positif palsu. Yakni seseorang mungkin terkena virus yang sama yang terdeteksi oleh alat tes. Namun antibodi yang terbentuk tentunya tidak melindungi dari virus corona. (Sri Noviarni)
(ysw)
Lihat Juga :