Pulihkan Wisata Bali, Kemenparekraf dan Garuda Indonesia Kompak Terapkan Protokol Kesehatan
Minggu, 22 November 2020 - 04:12 WIB
Setelah pandemi covid-19, wisata Bali mulai bangkit. Kemenparekraf dan Garuda Indonesia pun kompak mengedukasi masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Foto/SINDO Media/Thomas Manggalla.
BALI - Pandemi yang memberikan dampak pada seluruh aspek kehidupan tak terkecuali dari sisi pariwisata di seluruh Indonesia, termasuk Bali, yang bisa dikatakan memberikan pemasukan yang besar bagi pendapatan negara.
Meski begitu, perlahan, wisata Bali mulai bangkit setelah terpukul pandemi covid-19. Wisatawan lokal pun sudah berangsur mengunjungi Pulau Dewata. Sedangkan, wisatawan mancanegara masih tetap menunggu travel warning dicabut oleh Pemerintah. (Baca juga: Kemenparekraf Siap Gelar Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2020 )
SINDO Media atas undangan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Garuda Indonesia berkesempatan ambil bagian trip ke daerah Ubud, Jatiluwih,Tabanan untuk mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 3m dan CHSE ketika sedang melakukan kegiatan wisata.
Terlihat, wisata di Bali siap menerima wisatawan karena sudah menerapkan dari sisi protokol kesehatan dengan menyediakan alat cuci tangan dan menyediakan petugas mengecek suhu tubuh sehingga harapannya pariwisata di Bali bisa kembali berjalan yang pada akhirnya meningkatkan gairah ekonomi dari sektor ekonomi di pulau Bali.
Meski begitu, perlahan, wisata Bali mulai bangkit setelah terpukul pandemi covid-19. Wisatawan lokal pun sudah berangsur mengunjungi Pulau Dewata. Sedangkan, wisatawan mancanegara masih tetap menunggu travel warning dicabut oleh Pemerintah. (Baca juga: Kemenparekraf Siap Gelar Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2020 )
SINDO Media atas undangan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Garuda Indonesia berkesempatan ambil bagian trip ke daerah Ubud, Jatiluwih,Tabanan untuk mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 3m dan CHSE ketika sedang melakukan kegiatan wisata.
Terlihat, wisata di Bali siap menerima wisatawan karena sudah menerapkan dari sisi protokol kesehatan dengan menyediakan alat cuci tangan dan menyediakan petugas mengecek suhu tubuh sehingga harapannya pariwisata di Bali bisa kembali berjalan yang pada akhirnya meningkatkan gairah ekonomi dari sektor ekonomi di pulau Bali.
Lihat Juga :