Kena Boikot Terus, Ini 6 Kontroversi yang Menimpa SM Entertainment
Rabu, 25 November 2020 - 19:30 WIB
Para penggemar mendukung idolanya dengan memberi like, dan membeli merchandise ataupun tiket konser mereka. Nantinya para artis akan mendapat bagian dari hasil penjualan.
Namun pada 2018, KBIZoom mengungkap bahwa dari delapan agensi hiburan teratas di Korea Selatan, SM Entertainment ternyata memberikan royalti dengan jumlah kecil kepada artisnya. Mereka hanya mendapat 5% dari hasil penjualan dan 40% dari event yang diadakan.
Sekarang, isu ini kembali muncul, terlebih pada masa pandemi saat artis menghadapi masa yang sulit. Biasanya idol K-pop mendapat 70% dari kegiatan promosi ke luar negeri.
Mereka menggelar pertemuan dengan para penggemar internasional, melakukan fan sign, atau konser dunia. Sayangnya para penggemar baru sadar bahwa grup seperti EXO dan Red Velvet sangat jarang ke luar negeri.
3. RENTETAN KASUS DAN DEBUT YANG TERBURU-BURU
Chanyeol EXO. Foto: Instagram real_pcy
Para penggemar juga curiga bahwa debut Aespa belakangan ini dibuat secepat mungkin demi menutupi kasus Irene Red Velvet yang terkena kasus melakukan perundungan terhadap salah satu stafnya. Juga tuduhan terhadap Chanyeol EXO yang sering selingkuh dari mantan pacarnya.
Nah, berita-berita ini kemudian mereda dengan kemunculan Aespa. Kejadian ini persis sama dengan kejadian pada 2014 saat Red Velvet melakukan debutnya saat Kris dan Lu Han EXO memutuskan hengkang dari agensi tersebut.
4. PERLAKUAN TAK ADIL TERHADAP ANGGOTA EXO
Lu Han. Foto: SM Entertainment
Tahun 2014, Kris dan Lu Han memutuskan hengkang dari EXO karena sebagai personel dari China, dia merasa diperlakukan berbeda oleh agensi.
Namun pada 2018, KBIZoom mengungkap bahwa dari delapan agensi hiburan teratas di Korea Selatan, SM Entertainment ternyata memberikan royalti dengan jumlah kecil kepada artisnya. Mereka hanya mendapat 5% dari hasil penjualan dan 40% dari event yang diadakan.
Sekarang, isu ini kembali muncul, terlebih pada masa pandemi saat artis menghadapi masa yang sulit. Biasanya idol K-pop mendapat 70% dari kegiatan promosi ke luar negeri.
Mereka menggelar pertemuan dengan para penggemar internasional, melakukan fan sign, atau konser dunia. Sayangnya para penggemar baru sadar bahwa grup seperti EXO dan Red Velvet sangat jarang ke luar negeri.
3. RENTETAN KASUS DAN DEBUT YANG TERBURU-BURU
Chanyeol EXO. Foto: Instagram real_pcy
Para penggemar juga curiga bahwa debut Aespa belakangan ini dibuat secepat mungkin demi menutupi kasus Irene Red Velvet yang terkena kasus melakukan perundungan terhadap salah satu stafnya. Juga tuduhan terhadap Chanyeol EXO yang sering selingkuh dari mantan pacarnya.
Nah, berita-berita ini kemudian mereda dengan kemunculan Aespa. Kejadian ini persis sama dengan kejadian pada 2014 saat Red Velvet melakukan debutnya saat Kris dan Lu Han EXO memutuskan hengkang dari agensi tersebut.
4. PERLAKUAN TAK ADIL TERHADAP ANGGOTA EXO
Lu Han. Foto: SM Entertainment
Tahun 2014, Kris dan Lu Han memutuskan hengkang dari EXO karena sebagai personel dari China, dia merasa diperlakukan berbeda oleh agensi.
Lihat Juga :