Kena Boikot Terus, Ini 6 Kontroversi yang Menimpa SM Entertainment

Rabu, 25 November 2020 - 19:30 WIB
Lu han juga menyebut bahwa SM Entertainment terlalu menekan member dengan latihan serta jadwal konser tur luar negeri yang padat. Dia juga bilang bahwa dirinya mendapat kerjasama endorsement yang lebih sedikit. Waktu tampil dirinya di layar pun menurutnya lebih minim dibanding member lainnya.

Adapun Kris melayangkan permohonan pemutusan kontrak kerja lantaran menurutnya perusahaan melanggar hak asasi manusia. (Baca Juga: Cara Rose BLACKPINK Hasilkan dan Habiskan Uangnya, Banyak untuk Koleksi Gitar! )

5. TAK SERIUS DAN TAK ADIL SAAT MENANGGAPI KOMENTAR JAHAT



Karina Aespa. Foto: SM Entertainment

Belum lama ini, SM Entertainment juga dituduh pilih kasih saat menangani berbagai komentar jahat yang ditujukan kepada artis mereka.

Para penggemar memberi contoh bahwa Ji Min alias Karina Aespa, yang saat itu belum melakukan debut, dibela mati-matian oleh agensi saat mendapat komentar buruk. Sementara saat kasus yang sama terjadi pada member dari grup lain, agensi diam saja.

6. PLAGIAT NCT DAN AESPA



Foto: Instagram @vacades

NCT dituduh melakukan plagiat dalam teaser foto album terbaru mereka, "RESONANCE Pt.2 ". SM Entertainment dianggap menjiplak iklan sebuah produk mode asal Italia.

Sementara video musik Aespa, "Black Mamba" juga dituduh meniru video musik POP/STARS darigirl group virtual League of Legends, K/DA. Ada kesamaan warna dan lokasinya yang berada di kereta bawah tanah.

Bukan cuma itu, seniman visual asal Jerman, Timo Helgert, juga mempertanyakan konsep ular besar di dalam kereta yang mirip dengan karyanya. Sampai sekarang, SM Entertainment juga gak berkomentar tentang hal ini. (Baca Juga: 4 Kebetulan Aneh yang Sering Terjadi dalam Industri K-Pop )
(it)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!