Sasar 400 Wirausaha Muda, Kita Muda Kreatif Akan Akhiri Fase 3
Jum'at, 27 November 2020 - 16:46 WIB
"Program ini tidak hanya membantu saya meningkatkan citra produk dan jenama saya, tetapi juga secara terus menerus jadi sumber inspirasi. Kelas-kelas pelatihan memberi saya pengetahuan dan energi tambahan untuk mengembangkan bisnis baru di tengah krisis Covid-19," a Cemplon Sebastian, pemandu muda dari Borobudur yang juga mengembangkan merek minuman jamu baru dalam rangka merespons pandemi.
(Baca juga: Mulanya Iseng, Cosplay Buatan Bayu Malah Dikenal hingga Mancanegara )
"Produk jamu baru saya Wedang Rempah Borobudur adalah buktinya. Saya senang dengan bisnis baru ini saya juga dapat membantu masyarakat desa Karangrejo, tempat saya tinggal. Terima kasih banyak yang sebesar-besarnya kepada UNESCO Jakarta dan Citi Foundation," lanjutnya.
(Baca juga: Mulanya Iseng, Cosplay Buatan Bayu Malah Dikenal hingga Mancanegara )
"Produk jamu baru saya Wedang Rempah Borobudur adalah buktinya. Saya senang dengan bisnis baru ini saya juga dapat membantu masyarakat desa Karangrejo, tempat saya tinggal. Terima kasih banyak yang sebesar-besarnya kepada UNESCO Jakarta dan Citi Foundation," lanjutnya.
(nug)
Lihat Juga :