Abu Jenazah Eddie Van Hallen Disebar di Samudera Pasifik
Senin, 14 Desember 2020 - 17:00 WIB
Mendiang Eddie Van Halen. Foto/Getty Images/Daniel Knighton
JAKARTA - Jenazah Eddie Van Halen dikremasi 22 hari setelah meninggal dunia pada 6 Oktober lalu dalam usia 65 tahun akibat kanker yang diidapnya selama bertahun-tahun. Abu sang gitaris kemudian dikirimkan kepada putranya, Wolf Van Halen.
Menurut laman TMZ, abu Eddie diserahkan kepada Wolf untuk menghormati keinginan ayahnya. Eddie dilaporkan ingin abunya disebar di Samudera Pasifik di lepas pantai kampung halamannya di Malibu, California.
(Baca Juga: Umji GFRIEND Batasi Aktivitas Gara-Gara Cedera Kaki )
Melansir laman People, Senin (14/12), pada 6 Oktober lalu Wolf mengonfirmasi bahwa ayahnya, pendiri band rock Van Halen, telah meninggal dunia. "Saya tidak percaya harus menulis ini, tetapi ayah saya, Edward Lodewijk Van Halen, telah kalah dalam pertempuran panjang dan sulit melawan kanker pagi ini," tweet Wolf saat itu.
"Dia adalah ayah terbaik yang bisa saya minta. Setiap momen yang saya bagikan dengannya di dalam dan di luar panggung adalah sebuah anugerah," lanjutnya.
"Hati saya hancur dan tidak berpikir saya akan pernah pulih dari kehilangan ini. Aku sangat mencintaimu, Pop," ujarnya.
Menurut laman TMZ, abu Eddie diserahkan kepada Wolf untuk menghormati keinginan ayahnya. Eddie dilaporkan ingin abunya disebar di Samudera Pasifik di lepas pantai kampung halamannya di Malibu, California.
(Baca Juga: Umji GFRIEND Batasi Aktivitas Gara-Gara Cedera Kaki )
Melansir laman People, Senin (14/12), pada 6 Oktober lalu Wolf mengonfirmasi bahwa ayahnya, pendiri band rock Van Halen, telah meninggal dunia. "Saya tidak percaya harus menulis ini, tetapi ayah saya, Edward Lodewijk Van Halen, telah kalah dalam pertempuran panjang dan sulit melawan kanker pagi ini," tweet Wolf saat itu.
"Dia adalah ayah terbaik yang bisa saya minta. Setiap momen yang saya bagikan dengannya di dalam dan di luar panggung adalah sebuah anugerah," lanjutnya.
"Hati saya hancur dan tidak berpikir saya akan pernah pulih dari kehilangan ini. Aku sangat mencintaimu, Pop," ujarnya.
Lihat Juga :