9 Obat Rumahan Menghilangkan Ketombe dengan Mudah
Selasa, 15 Desember 2020 - 04:36 WIB
3. Lidah buaya
Lidah buaya memiliki sifat antibakteri dan antijamur. Hasilnya, ini dapat membantu mengurangi peradangan dan gejala ketombe. Terlepas dari hasil yang menjanjikan ini, penelitian tambahan diperlukan untuk melihat bagaimana lidah buaya dapat secara langsung memengaruhi ketombe.
4. Minimalkan tingkat stres
Stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi penyebab ketombe. Stres juga sering mendahului episode dermatitis seboroik, salah satu penyebab ketombe yang paling umum.
5. Cuka sari apel
Cuka sari apel dikatakan membantu mengangkat sel kulit mati dan menyeimbangkan pH kulit kepala. Selain itu, penelitian tabung reaksi menunjukkan bahwa hal itu dapat mencegah pertumbuhan jenis jamur tertentu.
6. Aspirin
Aspirin mengandung asam salisilat, bahan yang ditemukan di banyak sampo anti ketombe. Asam salisilat telah terbukti efektif dalam pengobatan dermatitis seboroik dan ketombe. (Baca juga: Vaksin Sinovac Tunggu Izin BPOM, Kapan Mulai Disuntikan? )
Lidah buaya memiliki sifat antibakteri dan antijamur. Hasilnya, ini dapat membantu mengurangi peradangan dan gejala ketombe. Terlepas dari hasil yang menjanjikan ini, penelitian tambahan diperlukan untuk melihat bagaimana lidah buaya dapat secara langsung memengaruhi ketombe.
4. Minimalkan tingkat stres
Stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi penyebab ketombe. Stres juga sering mendahului episode dermatitis seboroik, salah satu penyebab ketombe yang paling umum.
5. Cuka sari apel
Cuka sari apel dikatakan membantu mengangkat sel kulit mati dan menyeimbangkan pH kulit kepala. Selain itu, penelitian tabung reaksi menunjukkan bahwa hal itu dapat mencegah pertumbuhan jenis jamur tertentu.
6. Aspirin
Aspirin mengandung asam salisilat, bahan yang ditemukan di banyak sampo anti ketombe. Asam salisilat telah terbukti efektif dalam pengobatan dermatitis seboroik dan ketombe. (Baca juga: Vaksin Sinovac Tunggu Izin BPOM, Kapan Mulai Disuntikan? )
Lihat Juga :