Lagi, Strain Baru Covid-19 Ditemukan di Nigeria
Sabtu, 26 Desember 2020 - 13:03 WIB
“Selama beberapa minggu terakhir, kami mengalami peningkatan besar dalam jumlah sampel ke laboratorium referensi (CDC Nigeria). Ini telah menyebabkan penundaan yang tidak biasa dengan pengujian, tapi kami bekerja sepanjang waktu," jelas direktur jenderal CDC Nigeria, Chikwe Ihekweazu.
Nigeria, negara terpadat di Afrika dengan lebih dari 200 juta orang, telah melihat lebih sedikit kasus virus corona daripada banyak negara lain di benua itu. Total kasus merangkak melewati 80.000 pada hari Rabu. Kasus tercatat harian melebihi 1.000 untuk pertama kalinya bulan ini. (Baca juga: 8 Pertanyaan Seputar Mutasi Virus Corona di Inggris dan Jawabannya )
Afrika telah melaporkan lebih dari 2,5 juta kasus virus corona baru, merupakan 3,3% dari kasus global. Strain baru yang menyebar lebih cepat yang terdeteksi Afrika Selatan pada 18 Desember menjadi yang dominan di sana, meskipun seperti strain baru di Inggris tidak ada bukti bahwa hal itu mengarah pada penyakit yang lebih parah.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (26/12) Nkengasong mengatakan CDC Afrika tidak percaya mutasi di Afrika Selatan akan mempengaruhi penyebaran vaksin Covid-19 di benua itu.
Nigeria, negara terpadat di Afrika dengan lebih dari 200 juta orang, telah melihat lebih sedikit kasus virus corona daripada banyak negara lain di benua itu. Total kasus merangkak melewati 80.000 pada hari Rabu. Kasus tercatat harian melebihi 1.000 untuk pertama kalinya bulan ini. (Baca juga: 8 Pertanyaan Seputar Mutasi Virus Corona di Inggris dan Jawabannya )
Afrika telah melaporkan lebih dari 2,5 juta kasus virus corona baru, merupakan 3,3% dari kasus global. Strain baru yang menyebar lebih cepat yang terdeteksi Afrika Selatan pada 18 Desember menjadi yang dominan di sana, meskipun seperti strain baru di Inggris tidak ada bukti bahwa hal itu mengarah pada penyakit yang lebih parah.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (26/12) Nkengasong mengatakan CDC Afrika tidak percaya mutasi di Afrika Selatan akan mempengaruhi penyebaran vaksin Covid-19 di benua itu.
(tdy)
Lihat Juga :