Maia Estianty Sembuh dari COVID 19 dalam Sehari, Begini Tipsnya?
Kamis, 31 Desember 2020 - 10:30 WIB
Tanaman obat asli Indonesia tersebut disinyalir mampu mengendalikan produksi sitokin akibat dari satu sel yang terinfeksi oleh virus, baik itu virus influenza ataupun virus Corona. Dijelaskan oleh Prof. Dr. Chairul A. Nidom, Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF), sitokin adalah protein yang dihasilkan sistem kekebalan tubuh.
"Apabila tubuh terpapar virus terus menerus maka dapat terjadi badai sitokin yang membuat paru- paru padat dan kaku sehingga terjadi sesak nafas bahkan gagal nafas dan bisa berlanjut kepada kematian," kata Prof. Nidom Dalam penelitian yang ia lakukan pada 2008 curcumin pada temulawak mampu mengendalikan sitokin inflamatori sehingga tidak terjadi badai sitokin.
Baca juga : Parosmia, Efek Long Covid Ini Membuat Pasien Mencium Bau Tak Sedap
DR (Cand.) dr Inggrid Tania, MSi. mengatakan, aktivitas curcumin bersifat antioksidan, anti peradangan, imunomodulator atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara meregulasi respons imun. Khasiat lainnya juga bersifat hepatoprotektor atau melindungi fungsi hati, melalui mekanisme kerjanya sebagai antioksidan yang dapat menangkal proses oksidasi oleh radikal bebas.
Adapun suplemen Echinacea yang rutin dikonsumsi Maia juga berperan mendorong pertahanan tubuh. Proses kerjanya yaitu dengan meningkatkan kerja imun tubuh seperti fagositosis, natural killer cell yang diperlukan tubuh untuk mengeliminasi benda asing atau patogen yang masuk seperti virus dan bakteri.
"Apabila tubuh terpapar virus terus menerus maka dapat terjadi badai sitokin yang membuat paru- paru padat dan kaku sehingga terjadi sesak nafas bahkan gagal nafas dan bisa berlanjut kepada kematian," kata Prof. Nidom Dalam penelitian yang ia lakukan pada 2008 curcumin pada temulawak mampu mengendalikan sitokin inflamatori sehingga tidak terjadi badai sitokin.
Baca juga : Parosmia, Efek Long Covid Ini Membuat Pasien Mencium Bau Tak Sedap
DR (Cand.) dr Inggrid Tania, MSi. mengatakan, aktivitas curcumin bersifat antioksidan, anti peradangan, imunomodulator atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara meregulasi respons imun. Khasiat lainnya juga bersifat hepatoprotektor atau melindungi fungsi hati, melalui mekanisme kerjanya sebagai antioksidan yang dapat menangkal proses oksidasi oleh radikal bebas.
Adapun suplemen Echinacea yang rutin dikonsumsi Maia juga berperan mendorong pertahanan tubuh. Proses kerjanya yaitu dengan meningkatkan kerja imun tubuh seperti fagositosis, natural killer cell yang diperlukan tubuh untuk mengeliminasi benda asing atau patogen yang masuk seperti virus dan bakteri.
Lihat Juga :