Sensasi Makan Yakiniku Pedas Cuma Ada di Sini
Minggu, 03 Januari 2021 - 20:20 WIB
Konsep penyajian makanan di Yakiniku Like terbilang cocok di masa pandemi ini. Anda akan disajikan satu meja dengan satu alat pemanggang. Satu meja juga hanya diisi satu orang dengan jarak tertentu. Alat makan dibungkus plastik wrap set per orang. Sementara daging bisa dibakar terlebih dulu di alat pemanggang, lalu ketika sudah matang bisa disantap dengan saus yang tersedia.
Ketika mencobanya, menu set spicy karubi yang terlihat merah dagingnya karena sudah dibumbui cabai ini tampak berbeda dengan jenis yakiniku lain. Terutama dari segi rasa. Walaupun dikatakan level pedasnya 50 kali lipat namun di awal belum langsung membuat lidah terbakar. Tetapi, setelah beberapa suap daging yang lembut dan meleleh masuk ke mulut, rasa pedasnya baru terasa.
Meski disebutkan sangat pedas, namun bagi orang Indonesia yang terbiasa menyantap menu pedas tentu masih dapat diterima. Selain itu, meskipun sensasi letupan pedasnya tertinggal cukup lama di lidah, tidak begitu membakar dan menyebabkan penikmatnya harus minum bergelas-gelas air agar mereda. Karena itu level pedas yang dikatakan 50 kali lipat ini bukan sesuatu yang menakutkan untuk Anda coba.
Bahkan saus tambahan yang disediakan di meja bisa menambah cita rasanya sehingga tidak dominan pedas saja. Ada pilihan saus soyu, saus garlic, dan saus miso yang bisa menjadi celupan daging setelah Anda membakarnya. Rasa nikmat sajian makin lengkap dipadu pulennya nasi putih yang masih panas, berikut side dish yang sudah satu paket yaitu sup miso dan pilihan salad.
Sup miso di sini terbilang cukup medok rasanya, termasuk kimchi yang pedasnya ikutan meledak di lidah.
Ketika mencobanya, menu set spicy karubi yang terlihat merah dagingnya karena sudah dibumbui cabai ini tampak berbeda dengan jenis yakiniku lain. Terutama dari segi rasa. Walaupun dikatakan level pedasnya 50 kali lipat namun di awal belum langsung membuat lidah terbakar. Tetapi, setelah beberapa suap daging yang lembut dan meleleh masuk ke mulut, rasa pedasnya baru terasa.
Meski disebutkan sangat pedas, namun bagi orang Indonesia yang terbiasa menyantap menu pedas tentu masih dapat diterima. Selain itu, meskipun sensasi letupan pedasnya tertinggal cukup lama di lidah, tidak begitu membakar dan menyebabkan penikmatnya harus minum bergelas-gelas air agar mereda. Karena itu level pedas yang dikatakan 50 kali lipat ini bukan sesuatu yang menakutkan untuk Anda coba.
Bahkan saus tambahan yang disediakan di meja bisa menambah cita rasanya sehingga tidak dominan pedas saja. Ada pilihan saus soyu, saus garlic, dan saus miso yang bisa menjadi celupan daging setelah Anda membakarnya. Rasa nikmat sajian makin lengkap dipadu pulennya nasi putih yang masih panas, berikut side dish yang sudah satu paket yaitu sup miso dan pilihan salad.
Sup miso di sini terbilang cukup medok rasanya, termasuk kimchi yang pedasnya ikutan meledak di lidah.
Lihat Juga :