Peneliti Ungkap Usia di Bawah 20 Tahun Paling Berisiko Tertular Varian Baru Corona asal Inggris

Jum'at, 08 Januari 2021 - 02:45 WIB
Berdasarkan siaran pers yang dirilis, penelitian lebih lanjut sedang berlangsung pada sifat spesifik dari setiap perubahan dalam bagaimana virus mempengaruhi kelompok usia ini.

Tidak seperti COVID-19, B.1.1.7 lebih mungkin menginfeksi anak-anak, menurut penelitian tersebut. Profesor Neil Ferguson, seorang ilmuwan di Imperial College London dan seorang penulis studi, pada Desember lalu sudah mengungkapkan kekhawatiran ini.

(Baca Juga: Detak Jantung Tak Teratur Bisa Jadi Gejala Baru Covid-19 )

Saat itu Ferguson memperingatkan bahwa analisis awal mengisyaratkan bahwa B.1.1.7 memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk menginfeksi anak-anak. Jika itu benar, maka ini menjelaskan proporsi yang signifikan, bahkan sebagian besar, dari peningkatan transmisi yang terlihat.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!