Peneliti Terus Kembangkan Obat Kutu Ivermectin untuk Obat COVID-19

Jum'at, 08 Januari 2021 - 15:13 WIB
Hingga saat ini, penelitian mengenai obat bersangkutan apakah bisa mengobati COVID-19 , masih dilakukan. Darj analisa 11 studi yang dilakukan, ivermectin dapat menekan risiko kematian serta mempercepat waktu penyembuhan pasien. Namun ilmuwan berpendapat temuan itu masih prematur dan masih dibutuhkan data lebih banyak hingga bisa disimpulkan.

Ivermectin ditemukan tahun 1970an dan secara cepat menjadi obat yang ampuh untuk mengobati infeksi parasir seperti kutu rambut dan scabies. Dikutip dari Dailymail, investigasi terus dilakukan menyusul keyakinan obat itu bisa berpotensi menyembukan virus SARS-CoV-2 dan mencegah virus bereplikasi.

Baca juga : Serang Dr Dre, Begini Gejala dan Penyebab Aneurisma Otak

Peneliti mengkombinasikan hasil dari 11 penelitian terkait ivermectin yang melibatkan 1.400 pasien. Hasilnya, hanya delapan pasien COVID-19 dari 573 pasien yang menerima ivermectin dan meninggal. Ini jika dibandingkan dengan 44 orang dari 510 orang yang menerima plasebo.

Waktu yang digunakan untuk melenyapkan virus dari tubuh menggunakan ivermectin ternyata juga lebih cepat. Dalam penelitian di Mesir, 100 pasien dengan gejala ringan, virus di tubuh mereka bisa hilang hanya dalam waktu lima hari. Hal ini jika dibandingkan dengan 100 pasien yang memerlukan waktu sekira 10 hari untuk virus hilang dari tubuh mereka menggunakan obat yang lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!