Menangani Kasus Dada Cekung dengan Operasi Tanpa Sayatan

Minggu, 10 Januari 2021 - 11:35 WIB
Operasi adalah jalan untuk mengatasi keadaan tersebut. Dijelaskan dr. Azra, operasi Pectus Excavatum dilakukan dengan Nuss Procedure menggunakan prinsip operasi minimal invasif (akses minimal sayatan) dengan thoracoscopy (tindakan medis dengan memasukkan tabung tipis berkamera pada rongga dada) dikombinasikan dengan penempatan implan pectus bar (implan yang digunakan untuk membantu memposisikan struktur tulang dada) yang tepat untuk mencapai bentuk tulang dada yang optimal.

“Operasi Nuss Procedure hanya membutuhkan sayatan kecil sekitar 1-2 inci pada kedua sisi dada untuk digunakan sebagai titik penyisipan pectus bar yang dibengkokkan sesuai dengan ukuran dada pasien dan ditempatkan di bawah tulang dada. Sayatan kecil di sisi kanan pasien digunakan sebagai titik penyisipan thoracoscopy.” urai dr. Arza.

Baca juga : Kenapa Vaksin Covid-19 Picu Bengkak pada Pengguna Filler?

Pembentukan dada dapat langsung terlihat setelah operasi. Pectus bar tetap ditempatkan di dalam tubuh selama dua sampai tiga tahun hingga tulang dada terbentuk dan stabil. Operasi ini biasanya dilakukan pada usia masa pertumbuhan sekitar 14-16 tahun, jika menginjak usia lebih tua proses pemasangan implan pectus bar akan lebih lama.

Kelebihan Pectus bar yaitu tidak terlihat dari luar dan komplikasi jarang terjadi. Selain itu, beberapa kelebihan Nuss Procedure pada operasi dada cekung (Pectus Excavatum) yaitu pasca operasi tidak memerlukan waktu pemulihan yang lama dan perdarahan lebih sedikit. Waktu pemulihan di rumah sakit sekitar 5-6 hari dan sebagian besar anak-anak dapat kembali ke sekolah dalam waktu 2-3 minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!