Diet Berpotensi Memengaruhi Kesehatan Mental

Jum'at, 15 Januari 2021 - 04:14 WIB
Sebaliknya, diet gaya Barat yang melibatkan asupan tinggi daging merah dan olahan, biji-bijian olahan, permen, produk susu berlemak tinggi, mentega, dan kentang, serta asupan buah dan sayuran yang rendah dikaitkan dengan peningkatan yang signifikan risiko depresi.

Seperti dilansir Medical News Today, sebuah tinjauan yang lebih lama menemukan hasil yang serupa, dengan kepatuhan tinggi terhadap diet Mediterania dikaitkan dengan penurunan risiko depresi 32%.

Baru-baru ini, sebuah penelitian yang mengamati orang dewasa di atas usia 50 tahun menemukan hubungan antara tingkat kecemasan yang lebih tinggi dan diet tinggi lemak jenuh dan gula tambahan. Menariknya, para peneliti mencatat temuan serupa pada anak-anak dan remaja.

Misalnya, tinjauan tahun 2019 terhadap 56 studi menemukan hubungan antara asupan tinggi makanan sehat, seperti minyak zaitun, ikan, kacang-kacangan, polong-polongan, produk susu, buah-buahan, dan sayuran, dan penurunan risiko depresi selama masa remaja.

Namun, penting untuk diingat bahwa meskipun studi observasional dapat menunjukkan hubungan, mereka tidak dapat membuktikan sebab dan akibat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!