Dampak Pandemi Lebih Parah dari Bom Bali dan Krisis Moneter

Kamis, 11 Februari 2021 - 21:12 WIB
Sandi mengibaratkan Bali saat ini sedang sakit demam tinggi dan kekurangan darah sehingga sudah selayaknya dibantu. Apalagi selama ini Bali menyumbangkan 55% devisa nasional.

Baca juga: 34 Juta Terancam Hilang Mata Pencarian, Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Beli Produk Kreatif Anak Bangsa

Dia meminta pengusaha hotel dan restoran tetap optimistis dan yakin badai ini pasti berlalu. "Di balik kesulitan ada kemudahan. Dan kita harus yakin Tuhan tidak akan mencoba suatu kaum di luar batas kemampuan," pungkasnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!