Gejala Penyakit Jantung dan Asam Lambung Hampir Sama, Lantas Apa Bedanya?
Jum'at, 12 Februari 2021 - 21:00 WIB
Sedangkan nyeri dada gejala penyakit jantung spesifik bersumber dari masalah di organ jantung dan/atau pembuluh darah di sekitarnya. Ketika mengalami penyakit jantung, nyeri dada yang dirasakan berupa dada terasa sesak, tertekan, teremas-remas, atau tertusuk. Selain itu, bagian tengah dada yang paling terasa nyeri dan nyeri dapat menjalar hingga ke bahu, leher, dagu, atau lengan.
Baca Juga : Bagaimana Bedakan Gejala Long Covid, Reinfeksi atau Penyakit Berbeda?
Asam lambung secara terpisah relatif tidak membahayakan. Gejala nyeri dada yang muncul bisa hilang dengan obat dan beristirahat. Tapi tidak demikian dengan nyeri dada yang menjadi gejala penyakit jantung. Karena kesamaan gejala antara asam lambung dan penyakit jantung, mungkin orang-orang akan kebingungan.
Bila Anda ragu apakah nyeri dada yang dialami merupakan gejala penyakit jantung atau GERD, sebaiknya konsultasi dengan dokter. Terlebih bila mengalami gejala lain yang mengarah ke adanya masalah jantung, seperti Jantung berdebar-debar, bisa tak beraturan atau terlalu cepat, keluar keringat dingin, pusing, lemas, sulit bernapas hingga mual dan muntah.
Baca Juga : Bagaimana Bedakan Gejala Long Covid, Reinfeksi atau Penyakit Berbeda?
Asam lambung secara terpisah relatif tidak membahayakan. Gejala nyeri dada yang muncul bisa hilang dengan obat dan beristirahat. Tapi tidak demikian dengan nyeri dada yang menjadi gejala penyakit jantung. Karena kesamaan gejala antara asam lambung dan penyakit jantung, mungkin orang-orang akan kebingungan.
Bila Anda ragu apakah nyeri dada yang dialami merupakan gejala penyakit jantung atau GERD, sebaiknya konsultasi dengan dokter. Terlebih bila mengalami gejala lain yang mengarah ke adanya masalah jantung, seperti Jantung berdebar-debar, bisa tak beraturan atau terlalu cepat, keluar keringat dingin, pusing, lemas, sulit bernapas hingga mual dan muntah.
(wur)
Lihat Juga :