Sandiaga Uno Usulkan Vaksinasi Pekerja Wisata Mulai Maret
Senin, 22 Februari 2021 - 15:57 WIB
Menurut dia, pekerja sektor pariwisata perlu segera mendapat vaksinasi, karena bersentuhan dengan banyak masyarakat. Mereka termasuk rentan terkena COVID-19 sehingga sangat penting mendapat imunitas dari program vaksinasi. Apalagi pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif amat bergantung pada kepatuhan masyarakat akan protokol kesehatan. Yaitu menerapkan 3M, upaya 3T pemerintah, dan program vaksinasi yang menjadi ujung tombak.
Sandiaga melihat ada optimisme kebangkitan ekonomi Indonesia pada paruh kedua 2021. Seiring dengan kepatuhan akan protokol kesehatan dibarengi 3T Tracing, Testing, dan Treatment diperbaiki. Terlihat dari Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit juga sudah turun, PPKM dilanjutkan, dan vaksinasi disebarluaskan.
Baca Juga: Terus Bertumbuh, Perlu Inovasi Baru untuk Tingkatkan Sektor Kuliner
"Di paruh kedua kita bisa melihat awal kebangkitan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Semua sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kita sentuh, tapi yang paling banyak menyentuh lapangan pekerjaan, mata pencaharian, program padat karya yang akan kita prioritaskan karena menyangkut hajat hidup orang banyak," jelas Sandiaga.
Sandiaga melihat ada optimisme kebangkitan ekonomi Indonesia pada paruh kedua 2021. Seiring dengan kepatuhan akan protokol kesehatan dibarengi 3T Tracing, Testing, dan Treatment diperbaiki. Terlihat dari Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit juga sudah turun, PPKM dilanjutkan, dan vaksinasi disebarluaskan.
Baca Juga: Terus Bertumbuh, Perlu Inovasi Baru untuk Tingkatkan Sektor Kuliner
"Di paruh kedua kita bisa melihat awal kebangkitan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Semua sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kita sentuh, tapi yang paling banyak menyentuh lapangan pekerjaan, mata pencaharian, program padat karya yang akan kita prioritaskan karena menyangkut hajat hidup orang banyak," jelas Sandiaga.
(tsa)
Lihat Juga :