Indonsia Kaya Rempah, Miliki Potensi Besar di Industri Herbal

Kamis, 04 Maret 2021 - 20:01 WIB
Dwiyati menambahkan bahwa untuk mendukung industri perlu dibantu kelancaran dalam perizinan. Beliau juga berpendapat bahwa industri seperti miliknya secara ekonomi sangat menguntungkan.

“Karena berbahan dasar lokal, sehingga tidak perlu impor. Selama pandemi pun bisa dijalankan karena tidak bergantung dengan negara lain. Masyarakat juga bisa bekerja sesuai protokol kesehatan karena bisa dikerjakan dari rumah dan tidak perlu bepergian ke luar kota.” tuturnya.

Diketahui, Dwiyati merupakan dosen Teknologi Pangan yang telah banyak menerbitkan karya ilmiah dalam bentuk jurnal dan juga buku. Dia juga merupakan seorang aktivis yang giat membagi ilmunya kepada masyarakat mengenai cara mengolah rempah menjadi beberapa produk yang bernilai jual tinggi. Dia juga pemilik CV Windra Mekar Kunir Putih Yogyakarta.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!