Cek Tekanan Darah Hindari Keparahan COVID-19

Selasa, 19 Mei 2020 - 10:30 WIB
Data temuan pasien COVID-19 yang meninggal di Indonesia menunjukkan mereka paling banyak mengidap penyakit hipertensi. Foto/Ilustrasi/Thecrcl.ca
JAKARTA - Masyarakat diimbau untuk menjaga tekanan darah dengan cara memantaunya secara teratur agar dapat terkendali. Mengingat di tengah kondisi pandemi seperti sekarang hipertensi merupakan salah satu penyakit penyerta (komorbiditas) berbahaya bagi pasien terinfeksi COVID-19.

Pedoman American Heart Association (AHA) mencatat bahwa orang dengan tekanan darah tinggi bisa jadi akan menghadapi risiko komplikasi lebih parah jika mereka terinfeksi COVID-19. Terlebih data temuan pasien COVID-19 yang meninggal di Indonesia juga menunjukkan mereka paling banyak mengidap penyakit hipertensi dengan komorbiditas penyakit kronis lain seperti jantung, ginjal, diabetes, hingga stroke. (Baca Juga: Ahli Ungkap Manfaat Sedekah untuk Kesehatan )



Sayang, sampai saat ini kepedulian terhadap hipertensi dan kesadaran akan pencegahan sekaligus pengobatannya di Indonesia masih rendah. Sebagian besar penderita hipertensi tidak menyadari bahwa dirinya telah menderita hipertensi sehingga tidak mendapatkan pengobatan.

Riskesdas 2018 mencatat, sebanyak 63 juta orang atau sebesar 34,1% penduduk di Indonesia menderita hipertensi. Dari populasi hipertensi tersebut, hanya sebesar 8,8% terdiagnosis hipertensi dan baru 54,4% dari yang terdiagnosis hipertensi rutin minum obat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!