7 Perbedaan Besar Antara Justice League 2017 dan Snyder's Cut
Jum'at, 19 Maret 2021 - 00:14 WIB
3. Silas Stone
Silas adalah salah satu ilmuwan utama di STAR. Tugasnya mengawasi pesawat Kryptonian dan Mother Box yang ditemukan bertahun-tahun lalu. Di Justice League versi Snyder, Silas mengurusi Mother Box. Dia bahkan mengurung diri dengan benda itu ketika Steppenwolf datang. Namun, ada perbedaan antara di versi bioskop dan versi Snyder terkait adegan ini.
Versi bioskop tidak mengungkap adegan di mana Silas mengunci dirinya bersama Mother Box ketika Steppenwolf datang ke STAR. Di versi ini, Silas tidak pernah menemukan Mother Box dan Steppenwolf menculik MacGuffin. Justice League kemudian mampu menemukannya. Karenanya, Silas tetap hidup di versi ini. Dia kemudian bekerja bersama Victor untuk meng-upgrade tubuh cyborg-nya.
Di versi Snyder, Silas mengunci dirinya di sebuah ruangan bersama Mother Box. Ketika Steppenwolf datang, dia mengorbankan dirinya dengan memberikan sedikit sentuhan ilmiah. Justice League kemudian mampu menelusuri jejak Mother Box yang dibawa kabur Steppenwolf itu.
Baca Juga: 8 Kejutan yang Menanti Penonton Justice League versi Zack Snyder
4. Darkseid
Di versi bioskop, Darkseid tidak pernah disinggung dan bahkan tidak menampakkan dirinya. Padahal, ketika awal film ini menjadi omongan, ada kabar yang menyebut jika Darkseid bakal menjadi musuh utama dan tampil di Justice League. Nyatanya, pada 2017, Darkseid sama sekali tidak tampak batang hidungnya. Di film ini, musuh utama para jagoan DC ini adalah Steppenwolf. Padahal, di komik, Steppenwolf hanya beroperasi sebagai anak buah Darkseid. Entah mengapa di film ini, Darkseid tidak dimunculkan.
Di versi Snyder, Darkseid memiliki peran penting. Tim marketing bahkan menggunakan sosok ini sebagai materi utama promosi mereka. Di film, Darkseid pun menampakkan diri—bersama Desaad, tokoh jahat lainnya dari Apokolips. Darkseid di sini tidak hanya memerintah Steppenwolf di linimasa saat itu, tapi dia juga muncul di tempat Steppenwolf di flashback saat dia bertempur melawan prajurit Amazon, Atlantis dan manusia yang menghalau invasi alien. Perubahan ini menjadikan motivasi Steppenwolf menginvasi Bumi lebih rumit. Dia tidak hanya menakhlukkan Bumi demi kesenangan, tapi dia melakukannya demi Darkseid agar bisa mendapatkan kembali kejayaannya.
5. Steppenwolf
Desain Steppenwolf antara Justice League 2017 dan 2021 berbeda. Meski dilakonkan orang yang sama, tapi, penampilannya tidaklah sama. Versi 2017 memperlihatkan Steppenwolf dengan kulit yang terlihat dari muka hingga leher. Kostumnya pun berwarna hitam. Sementara, versi Snyder menampilkan Steppenwolf dengan desain yang lebih modern. Tidak tidak lagi mengenakan rok. Tubuhnya terbungkus kostum semacam logam yang mampu bergerak sendiri. Dari seluruh tubuhnya, hanya mukanya yang tidak terbungkus kostum logam tersebut.
Silas adalah salah satu ilmuwan utama di STAR. Tugasnya mengawasi pesawat Kryptonian dan Mother Box yang ditemukan bertahun-tahun lalu. Di Justice League versi Snyder, Silas mengurusi Mother Box. Dia bahkan mengurung diri dengan benda itu ketika Steppenwolf datang. Namun, ada perbedaan antara di versi bioskop dan versi Snyder terkait adegan ini.
Versi bioskop tidak mengungkap adegan di mana Silas mengunci dirinya bersama Mother Box ketika Steppenwolf datang ke STAR. Di versi ini, Silas tidak pernah menemukan Mother Box dan Steppenwolf menculik MacGuffin. Justice League kemudian mampu menemukannya. Karenanya, Silas tetap hidup di versi ini. Dia kemudian bekerja bersama Victor untuk meng-upgrade tubuh cyborg-nya.
Di versi Snyder, Silas mengunci dirinya di sebuah ruangan bersama Mother Box. Ketika Steppenwolf datang, dia mengorbankan dirinya dengan memberikan sedikit sentuhan ilmiah. Justice League kemudian mampu menelusuri jejak Mother Box yang dibawa kabur Steppenwolf itu.
Baca Juga: 8 Kejutan yang Menanti Penonton Justice League versi Zack Snyder
4. Darkseid
Di versi bioskop, Darkseid tidak pernah disinggung dan bahkan tidak menampakkan dirinya. Padahal, ketika awal film ini menjadi omongan, ada kabar yang menyebut jika Darkseid bakal menjadi musuh utama dan tampil di Justice League. Nyatanya, pada 2017, Darkseid sama sekali tidak tampak batang hidungnya. Di film ini, musuh utama para jagoan DC ini adalah Steppenwolf. Padahal, di komik, Steppenwolf hanya beroperasi sebagai anak buah Darkseid. Entah mengapa di film ini, Darkseid tidak dimunculkan.
Di versi Snyder, Darkseid memiliki peran penting. Tim marketing bahkan menggunakan sosok ini sebagai materi utama promosi mereka. Di film, Darkseid pun menampakkan diri—bersama Desaad, tokoh jahat lainnya dari Apokolips. Darkseid di sini tidak hanya memerintah Steppenwolf di linimasa saat itu, tapi dia juga muncul di tempat Steppenwolf di flashback saat dia bertempur melawan prajurit Amazon, Atlantis dan manusia yang menghalau invasi alien. Perubahan ini menjadikan motivasi Steppenwolf menginvasi Bumi lebih rumit. Dia tidak hanya menakhlukkan Bumi demi kesenangan, tapi dia melakukannya demi Darkseid agar bisa mendapatkan kembali kejayaannya.
5. Steppenwolf
Desain Steppenwolf antara Justice League 2017 dan 2021 berbeda. Meski dilakonkan orang yang sama, tapi, penampilannya tidaklah sama. Versi 2017 memperlihatkan Steppenwolf dengan kulit yang terlihat dari muka hingga leher. Kostumnya pun berwarna hitam. Sementara, versi Snyder menampilkan Steppenwolf dengan desain yang lebih modern. Tidak tidak lagi mengenakan rok. Tubuhnya terbungkus kostum semacam logam yang mampu bergerak sendiri. Dari seluruh tubuhnya, hanya mukanya yang tidak terbungkus kostum logam tersebut.
Lihat Juga :