7 Perbedaan Besar Antara Justice League 2017 dan Snyder's Cut

Jum'at, 19 Maret 2021 - 00:14 WIB
Selain itu, di versi 2017, ketika berhadapan dengan Superman, ketakutan Steppenwolf pun muncul. Di versi ini, Parademon yang menjadi dayang Steppenwolf mampu mencium ketakutannya dan tertarik pada waktu itu. Ketika Steppenwolf kalah, Parademon pun mengerubunginya. Boom Tube kemudian muncul dan menyedot mereka ke antariksa.

Di versi ini pula, Whedon menggambarkan bagaimana Parademon ini tertarik pada ketakutan. Bahkan, Batman menggunakan penjahat untuk menarik Parademon sehingga dia bisa menangkapnya dan mempelajarinya.

Namun, itu semua tidak terjadi pada versi Snyder. Di versi ini, kematian Steppenwolf berbeda dan jauh lebih kasar. Di sini, Justice League tidak hanya menghentikan aksi Steppenwolf, tapi juga membunuhnya. Aquaman melumpuhkannya dengan trisula dan Wonder Woman memenggal kepalanya. Sementara, Parademon di versi ini hanya digambarkan sebagai dayang, bukan penyebar ketakutan.

Baca Juga: 4 Hal yang Berubah dari Joker versi Jared Leto dalam 'Zack Snyder's Justice League'

6. Kumis Superman



Salah satu masalah dengan Superman di versi bioskop adalah ketika Henry Cavill—pemerannya—kembali untuk syuting ulang, dia menolak mencukur kumisnya. Karena di saat yang sama, dia terlibat produksi Mission: Impossible yang mengharuskan tokohnya berkumis. Ini artinya, tim produksi harus melakukan perubahan digital dengan menghilangkan kumisnya di tiap adegan di Justice League. Penyuntingan kumis itu sering kali terlihat. Bahhkan, menjadi masalah serius. Ketika adegan Superman mengancam Batman, adegan ini menjadi sebuah aib besar bagi DCEU. Namun, di versi Snyder, masalah ini tidak ada. Superman tampil dengan muka mulus tanpa penyuntingan digital.

7. Adegan penutup



Di versi bioskop, ada adegan pascakredit yang menampilkan Lex Luthor yang merekrut Deathstroke untuk membuat tim penjahat super. Adegan ini masih tampil di versi Snyder, hanya ada bedanya. Dari dialog di adegan tersebut, tampaknya, adegan ini dibuat untuk menjadi dasar film solo Batman versi Ben Affleck, bukan Justice League 2.

Selain itu, Snyder juga menambahkan adegan penutup yang memperlihatkan masa depan Kngihtmare di mimpi Batman. Dalam mimpi itu, Superman berubah menjadi jahat dan membantu Darkseid menakhlukkan Bumi. Batman merekrut sekelompok orang yang terdiri atas pahlawna dan penjahat untuk melawannya. Ketika Bruce bangun dari tidurnya, dia kemudian melihat Martian Manhunter datang ke rumahnya. Dia memberikan selamat sekaligus memperingatkan Bruce kalau Darkseid masih menjadi ancaman besar bagi Bumi.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!