Makna Dodol Dawet dalam Prosesi Siraman

Sabtu, 20 Maret 2021 - 14:47 WIB
Sambil memayungi Ashanty, Anang bertugas menerima kreweng dari pembeli, kemudian diletakkan di bakul yang digendong Ashanty. Sementara Ashanty, bertugas menyajikan dawet ke gelas untuk setiap pembeli. Selama jualan dawet, Anang juga harus menawarkan dawet ke tamu.

Dikutip dari Yutube RCTI, Sabtu (20/3) dodol dawet merupakan sebagai simbol bahwa orangtua mempelai sudah memiliki kebulatan kehendak menjodohkan atau melepaskan anaknya. Banyaknya cendol melambangkan harapan banyaknya tamu yang hadir.

Baca juga: Ada Istri Jenderal Purn Hendropriyono dalam Prosesi Siraman Aurel Hermansyah

Sedangkan rasa dawet yang manis dan gurih menjadi lambang harapan para tamu memberikan restu, mempelai sejahtera, dan tenteram. Seperti diketahui, Aurel baru saja menggelar siraman sebagai rangkaian prosesi pernikahan yang akan digelar Sabtu (3/4). Acara ini hanya dihadiri 20 tamu, terkecuali ibu kandung Aurel, Krisdayanti, yang tidak hadir.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!