Sebabkan Kerugian River Where The Moon Rises, Ji Soo Dituntut Rp 38,6 Miliar

Jum'at, 02 April 2021 - 19:30 WIB
"Banyak dari kalian yang mengetahui kasus ini, ini terkait dengan kontroversi bullying di sekolah yang dilakukan oleh aktor KeyEast, Ji Soo. KeyEast dan Ji Soo menandatangani kontrak aktor dengan kami untuk tampil di River Where The Moon Rises dan drama tersebut telah menerima banyak cinta dari pemirsa sejak mulai ditayangkan pada 15 Februari 2021," lanjutnya.

Namun pada Maret 2021, laporan mulai bermunculan tentang keterlibatan Ji Soo dalam bullying di sekolah. Skandal tersebut tidak terbatas hanya pada perkelahian antar siswa, tetapi juga pemerasan hingga pelecehan seksual . Ji Soo dan KeyEast mengakui kesalahannya , dan memutuskan untuk keluar dari River Where The Moon Rises.

"River Where The Moon Rises sedang dalam proses praproduksi dan ketika kontroversi bullying sekolah muncul, syuting untuk drama itu hampir selesai. Namun, saat aktornya diganti, kami harus syuting ulang semua adegan Ji Soo," jelas Victory Contents.

Biaya produksi drama ini sangat besar, dan jumlah biaya tambahan yang harus perusahaan tersebut keluarkan sangat besar karena syuting ulang. Tetapi mereka memutuskan untuk memfilmkan ulang episode 1-6 untuk menepati janji kepada penonton.

Baca Juga : Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual, Agensi Umumkan Tanggal Wamil Ji Soo

"Janji ini tidak hanya untuk penonton domestik, tetapi juga penonton global, karena ledakan Hallyu Wave tidak dapat dirusak oleh satu pelaku bullying sekolah. Namun, kami mengalami kerugian karena hal ini, mulai dari biaya staf, biaya lokasi dan peralatan, biaya penampilan, biaya seni, dan banyak lagi," ucap Victory Contents.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!