Ini yang Sebaiknya Masyarakat Lakukan Ketika Mudik Kembali Dilarang

Selasa, 06 April 2021 - 13:20 WIB
Soal sanksi, Wiku belum bisa banyak berkomentar. "Untuk detail teknis pengaturan pengetatan mobilitas saat libur Ramadhan dan Idul Fitri saat ini masih sedang dibahas antarkemenerian dan lembaga," tegasnya.

Sementara itu, menurut data survei yang diterbitkan Kementerian Perhubungan ada 11% kelompok masyarakat yangtetapmudik di Idul Fitri 2021. Meski, 89% lainnya memilih untuk mengikuti aturan pemerintah. Di sisi lain, Psikolog Klinis Meity Arianty menerangkan bahwa reaksi negatif masyarakat atas kebijakan yang dikeluarkan adalah perasaan yang akan selalu terjadi.

Baca Juga : Peringati 40 Hari Wafatnya Rina Gunawan, Ustadz Zacky Mirza Wakaf 1000 Al-Quran

"Sering kali kita melihat begitu banyak kebijakan yang tentu nggak akan menyenangkan semua pihak, itu akan terjadi di mana-mana," ucap Mei pada MNC Portal Indonesia melalui pesan singkat, Selasa (6/4).

Meimenerangkan, bukan hanya pada lingkup negara, tapi dalam keluarga kebijakan yang direspon tak baik pun bisa terjadi. Ya, sering kali ayah sebagai kepala rumah tangga mengeluarkan kebijakan untuk keluarganya dan dirasa keputusan yang dibuat tidak adil buat semua, anak-anak atau bahkan istrinya sekali pun.

Tapi apa yang bisa dilakukan istri dan anak-anaknya? "Rasa kecewa dan sedih itu pasti, namun bisakah istri dan anak-anaknya marah? Nggak terima lalu maki-maki menentang kebijakan ayahnya? Tentu nggak mungkin," jelas Mei.

Lalu bagaimana meyakinkan ayah dan membuat ayah tahu bahwa kebijakannya tidak adil atau tidak dapat diterima oleh istri dan anak-anaknya?

Baca Juga : 3 Tahun Menikah dengan Opick, Bebi Silvina Hamil Anak Pertama
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!