Tangan Sering Kram Saat Bersepeda? Hati-hati Cyclist’s Palsy
Senin, 19 April 2021 - 15:15 WIB
“Supaya sesi bersepeda Anda semakin berdampak baik untuk tubuh, jangan lupa perhatikan posisi atau postur tubuh yang baik. Posisi tubuh yang baik ketika bersepeda juga menjadi hal penting ketika kita ingin terhindar dari cedera," ungkap dr. Oryza.
Baca Juga : Mulut Kering, Gejala Baru Covid-19 yang Tak Boleh Diabaikan
"Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memposisikan kepala mengikuti alur tulang belakang yang terbentuk oleh lengkungan panggul. Arahkan mata ke depan dan rilekskan tulang leher Anda,” imbuhnya.
Jika bersepeda dalam keadaan cepat, dr. Oryza menyarankan untuk tundukkan punggung dan track menurun, tegakkan kembali punggung Anda. Sedangkan untuk posisi kaki, jika pedal sedang berada di bawah kaki, tekuklah sedikit kaki Anda. Sesuaikan tinggi pedal dengan kaki Anda (yang masih dapat ditekuk sedikit) hingga kaki terasa nyaman ketika menggoes.
“Kemudian untuk posisi tangan, tekuk sedikit siku Anda dan usahakan telapak tangan menggenggam handlebar atau rem sekaligus. Posisikan bahu mengikuti alur yang dibentuk tangan dan punggung. Hati-hati, posisi tangan yang salah dapat meningkatkan risiko terjadinya cyclist’s palsy,” tandasnya.
Baca Juga : Mulut Kering, Gejala Baru Covid-19 yang Tak Boleh Diabaikan
"Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memposisikan kepala mengikuti alur tulang belakang yang terbentuk oleh lengkungan panggul. Arahkan mata ke depan dan rilekskan tulang leher Anda,” imbuhnya.
Jika bersepeda dalam keadaan cepat, dr. Oryza menyarankan untuk tundukkan punggung dan track menurun, tegakkan kembali punggung Anda. Sedangkan untuk posisi kaki, jika pedal sedang berada di bawah kaki, tekuklah sedikit kaki Anda. Sesuaikan tinggi pedal dengan kaki Anda (yang masih dapat ditekuk sedikit) hingga kaki terasa nyaman ketika menggoes.
“Kemudian untuk posisi tangan, tekuk sedikit siku Anda dan usahakan telapak tangan menggenggam handlebar atau rem sekaligus. Posisikan bahu mengikuti alur yang dibentuk tangan dan punggung. Hati-hati, posisi tangan yang salah dapat meningkatkan risiko terjadinya cyclist’s palsy,” tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :